Kemenpar Minta Kampus Pariwisata Sasar Perkembangan Digital
Kementerian Pariwisata meminta perguruan tinggi atau kampus pariwisata ikut menyasar perkembangan digital untuk meningkatkan kondisi pariwisata Indonesia ke depan. Apalagi, hal ini sejalan dengan tiga program inti Kemenpar terkait pariwisata, masing-masing Go Digital, Homestay Desa Wisata, dan Aksebilitas Udara atau Konektivitas. Misalnya penggunaan teknologi smartphone untuk mendukung akses pemesanan tiket, agen travel, hotel dan sebagainya.
“Jadi pelajaran-pelajaran digital, online travel agent, search and share menggunakan digital wajib diajarkan di perguruan tinggi,” kata Arief di sela-sela acara pembukaan Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi Pariwisata ke-III di Hotel Mercure, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Senin (13/3/2017).
Dirinya mengaku pembelajaran tepat dan masif yang dilakukan perguruan tinggi akan berguna untuk kemajuan dan pembangunan pariwisata Indonesia. Dengan demikian bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat yang terlibat dalam bisnis tersebut. Selain tentunya mampu membuat destinasi yang ada di Tanah Air semakin maju dan dikenal lebih luas.
Hal ini berangkat dari fakta sarana digital telah menjadi kebutuhan wisatawan. 70 persen dari mereka yang mengunjungi sebuah destinasi wisata dipastikan menggunakan pencarian dan berbagi informasi yang memanfaatkan perangkat digital.
