tulus ylki

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)  mengapresiasi kerjasama Bluebird dan Go-Jek. Karena hal itu membuktikan adanya penyatuan dua perusahaan transportasi yang berbeda lini bisnisnya.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menilai kolaborasi dua operator berbeda sistem itu sangat positif. Karena hal itu membantu menambah pasar taksi konvesional sekaligus meningkatkan pengguna aplikasi taksi online.

“Agar terhindar dari minimnya konsumen karena banyak yang beralih ke angkutan online,” kata Tulus.

Namun begitu lanjut Tulus, perlu diterapkannya regulasi dari pemerintah pusat dan daerah Tujuannya agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

“Karna memang diperlukan peraturan yang memayungi usaha taksi online,” ungkap Tulus.

Tulus pun berharap ke depannya operator-operator taksi konvensional dan online lainnya juga sudah saatnya berkolaborasi.

“Dengan begitu maka pelayanan menjadi lebih mudah dan nyaman,” papar Tulus.

Sebelumnya pada 30 Maret 2007 lalu, Gojek dan Blue Bird sepakat berkolaborasi untuk melucurkan fitur baru di dalam aplikasi Gojek. Fitur ini diluncurkan oleh CEO  dan pendiri Gojek, Nadiem Makarim dan Direktur PT Blue Bird Tbk, Ardianto Djokosoentono dan disaksikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Hotel Borobudur, Jakarta.

CEO  dan pendiri Gojek, Nadiem Makarim menyebut kerja sama mereka sebagai langkah strategis. Ia menilai kompetisi dengan taksi konvensional sudah berubah menjadi koalisi.

“Ini simbol Gojek yang pro kompetisi sehat. Kita tidak sekadar kompetisi tapi juga merangkul,” kata Nadiem.

Menurut Nadim Dengan adanya menu khusus ini, pengguna aplikasi GO-JEK memiliki pilihan tambahan berkendara dari layanan salah satu brand taksi kebanggaan Indonesia.

Kerja sama ini bisa memperkuat layanan taksi berlogo burung biru itu sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan taksi tersebut.

” Kami berharap (kerja sama) ini dapat menjadi salah satu tambahan channel order yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan Blue Bird,’ kata  Direktur PT Blue Bird Tbk, Ardianto Djokosoentono.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *