Kolaborasi Yang Kuat Antara Stakeholeder Dapat Bangkitkan Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19

0
WhatsApp Image 2020-07-17 at 18.01.20.jpeg 4

Kendati berada di masa transisi, namun bukan berarti tantangan untuk membangkitkan pariwisata berakhir. Justru di masa transisi ini perlu ada kolaborasi yang kuat antara pemangku kepentingan agar sektor pariwisata dapat bergairah kembali.

Hal tersebut disampaikan Pengamat Penerbangan Joseph Adrian Saul saat menjadi narasumber alam program Indonesia Aviation Forum (IAF) di studio EL JOHN TV, Neo Soho Capital lantai 40, Jalan Letjen S.Parman, Kamis (16/7/2020). Program ini ditayangkan oleh EL JOHN TV setiap Sabtu pukul 11.00 WIB..

Selain Joseph, ada narasumber lain yakni Ketua Umum Asita Nunung Rusmiati dan Direktur utama PT. Hotel Indonesia Natour (Persero) Iswandi Said. Program ini dipandu oleh host Arista Atmajati dan Co Host Clarita Mawarni Salem.

“Kita selalu mengimbau untuk bersama-sama berkolaborasi, bukan hanya berkolaborasi bagaiamana kita meningkatkan demand lagi. Dulu pariwisata itu dibilang safety, security, service. Kita mesti terbang dengan save, kita mesti terbang dengan secur, kita mesti terbang dengan pelayanan yang baik. Tambah satu sekarang healthy. Kalo bica healthy-nya harus benar-benar dijaga, harus bersih segala macam, kalau tidak healthy hotelnya pasti ditinggalin,” kata Joseph.

Joseph menjelaskan, yang menjadi tantangan adalah bagaimana untuk meningkatkan keterisian pesawat, karena kendati sudah  maskapai penerbangan sudah diperbolehkan beroperasi bukan menjadi jaminan jumlah penumpang akan kembali normal. Untuk mengatasi masalah itu, pemerintah perlu hadir untuk berkolaborasi menyelesaikan tantangan tersebut.

“Ini perlu kita bicara lebih lanjut para stakeholder sehingga bisa ke isi. Tetapi kalau pemerintah tidak membantu membuat peraturan yang justru membingungkan bisa lebih parah lagi,” ungkap Mantan Dirut Sriwijaya Air ini.

Menurut joseph pemerintah disarankan untuk menciptakan strategi jitu yang dapat menyelamatkan industri pariwisata. “Saya pikir Pemerintah harus memiliki strategi yang mesti bener-bener mendukung beliau-beliau ini, lihat Asita berapa ribu pegawai yang dipekerjakan,” ucap Joseph.

Apa yang diusulkan Joseph ini damini  Direktur utama PT. Hotel Indonesia Natour (Persero) Iswandi Said. Iswandi mengatakan sudah saatnya kolaborasi dilakukan dengan cepat,  agar industri pariwisata dapat saling membantu untuk menggerakan roda perekonomian.

“Semua itu harus jadi suatu packaging bundling  yang betul-betul harus bisa saling membantu. Mungkin margin di hotel lebih besar terpaksa harus kita kecilkan dulu. Untuk menutupi cost-nya si airlines. Begitu  juga teman-teman yang lain. Restoran dan segala macam. Ini yang perlu kita lakukan segera kalau kita masuk ke new normal, karena kalau jalan sendiri-sendiri lagi akan repot,” ungkap Iswandi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *