Kudus Kembangkan Wisata Dengan Memadukan Budaya
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus Jawa Tengah memiliki konsep yang cemerlang dalam mengembangkan pontensi pariwisata di daerahnya. Atas arahan sang Bupati Musthofa, konsep yang dimiliki kudus mungkin berbeda dengan kabupaten lainnya. Untuk dunia pariwisata, kabupaten yang terletak di jalur pantai timur laut Jawa Tengah itu memiliki sejumlah objek wisata yang tak kalah indah dengan objek wisata di daerah lain. Sebut saja ada wisata Situs Patiayam, yang menyimpan berbagai situs purbangkala.
Keindahan tempat wisata menjadi syarat mutlak yang harus dijaga oleh pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah, demikian juga dengan Kudus. Namun tidak hanya sekedar menikmati keindahan, Bupati Kudus Musthofa telah memadukan antara keindahan wisata dengan edukasi budaya. Perpaduan inilah yang digunakan Pemkab Kudus sebagai konsep untuk mengembangkan objek wisata di Kudus. Menurut Musthofa, Budaya menjadi unsur penting dalam mengenali ciri khas objek wisata yang ada di Kudus.
“Saya itu akan selalu matcingkan bahwa disini orang tidak hanya sedang melihat tetapi orang datang ini harus ada proses pembelajaran, apa sih proses pembelajaran. saya katakan kalo bicara soal kultur itu bagaimana khas daya yang ada di Kudus,” ujar Musthofa usai menjadi pembicara dalam acara Jakarta Marketing Week 2017 di Kota Kasablanca, Kamis 4 Mei 2017.
“Jadi berwisata di Kudus tidak hanya sekedar menikmati keelokan alam, menikmati barang yang indah. Akan tetapi menikmati budaya . Budaya inilah yang harus kita didengungkan kepada seluruh masyarakat. Yuk proses pembelajaran dari alam menjadi modern,” sambung Musthofa.
Tidak hanya objek wisata, sektor lain seperti pendidikan juga sektor yang benar-benar diperhatikan oleh Musthofa. Di sektor ini, Kudus telah membentuk pendidikan vokasi. Menurut Musthofa pendidikan vokasi menjadi pendidikan penting karena dapat memberikan pelatihan keterampilan secara intens kepada masyrakat Kudus, sehingga dapat mencetak masyarakat yang siap pakai dengan keterampilan yang memadai.
“maka pendidikan ini adalah pendidikan terampil, pendidikan yang siap pakai, pendidikan yang siap bertarung dan berkompetisi mencapai yang terbaik, ujar Musthofa
Pemerintah Kabupaten Kudus tidak sekedar membuat kurikulum namun dalam pendidikan vokasi ini, Kudus juga menggandeng para professional seperti desainer handal Ivan Gunawan, Djarum Foundation dan lembaga keuangan lainnya. Bicara soal pendidikan, sudah pasti ada bantuan dari pihak ketiga, namun Musthofa melarang segala bentuk bantuan dikirim melalui tunai atau transfer. Bantuan yang diberikan harus bersifat produk sesuai keinginan kebutuhan pelajar yang ada di Kudus. Tak hanya itu, Musthofa juga telah menggratiskan biaya SPP untuk pelajar tingkat SD, SMP dan SMA.
“Kudus soal pendidikan mulai dari tingkat dasar mulai SD, SMP dan SMA itu adalah bebas untuk SPP sejak tahun 2009 hingga sampai hari ini,” lanjut Musthofa.