Manjakan Wisatawan, Pemkot Semarang Bakal Luncurkan Bus Wisata Gratis
Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah berkomitmen untuk memanjakan para wisatawan mancanegara (wisman) atau wisatawan nusantara (wisnus) yang ingin mengunjungi tempat-tempat wisata di kota lumpiah itu. Tidak lama lagi para wisatawan dapat mudah mengunjungi tempat-tempat wisata di Semarang dengan kehadiran bus tingkat wisata.
Bus yang bakal diluncurkan itu siap untuk mengantar para wisatawan berkunjung ke tempat wisata populer di Semarang seperti Kota Lama, Lawang Sewu, Sam Poo Kong hingga Masjid Agung Jawa Tengah. Masyarakat bisa naik untuk berjalan-jalan tanpa dipungut biaya alias gratis.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, bus tingkat wisata ini merupakan jawaban dari Pemerintah Kota Semarang terkait banyaknya usulan dari warga yang ingin adanya fasilitas transportasi yang memadai untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di Semarang. Hendra mengaku bus wisata tersebut kini sudah tiba di Semarang dan tinggal menunggu izin operasi.
Untuk memantap pengeoperasian bus wisata ini, sudah dilakukan uji coba dengan rute sejumlah tempat wisata yang ada di Semarang.
Uji kelayakan bus tingkat wisata juga telah dilakukan. “Bus ini di-launching bulan September, sembari izin dari Lantas (Satuan Lalu Lintas) keluar, saat ini sudah diurus izinnya,” kata Hendrar, Jumat, 18 Agustus 2017.
Namanya uji coba pasti ada kendala, itulah yang diakui Hendrar. Kendala tersebut yakni adanya kabel yang melintang hingga terhalang rating pohon.
“Ada beberapa di jalan Gajahmada-Depok evaluasinya misalnya kabel, ruas imam Bonjol ranting perlu dipangkas,” tambah pria 46 tahun ini.
Penjajakan di tempat wisata dilakukan selama sepekan. Rute yang dituju misalnya dari Lawang Sewu, MAJT dan Sam Po Kong. Ke depan bus tingkat wisata ini juga ditarget menyeberang ke tempat wisata luar daerah, seperti Pantai Cahaya, dan Grojogan Sewu di Kendal dan Masjid Agung Demak di Kabupaten Demak.
“Kita sudah MOU program wisata bersama. Sehari-hari di Semarang, nanti bisa saja ke rute wisata luar Semarang,” katanya.
Bus tingkat wisata sendiri didesain dua jenis, yaitu ada yang duduk dan berdiri. Hendrar memastikan bahwa bus wisata ini tidak dipungut biaya, dan diperuntukkan untuk sarana membahagiakan warganya.
