Marketeers Libatkan 2.300 Gen Z dalam Youth Choice Award 2025
Marketeers kembali menggelar Youth Choice Award (YCA) 2025 dengan 37 kategori dan enam kategori submission di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (24/1/2025).
Memasuki tahun kelima, penghargaan tersebut berhasil menemukan brand pilihan Gen Z berdasarkan online voting yang melibatkan 2.300 lebih Gen Z dari kalangan Sekolah Menengah Atas (SMA), mahasiswa, hingga fresh graduate.
Mereka tersebar mulai dari wilayah Jabodetabek, Surabaya, Banten, Bandung, Garut, Yogyakarta, Bekasi, Purwokerto, Sukabumi, Palembang, Karawang, Kalimantan Timur, Malang, Cilegon, Sumatera Utara, Semarang, Makassar, Kabupaten Bandung, Riau, Malaysia, Jember, Semarang, Cirebon, Sukoharjo, Cimahi, Surakarta, Padang, dan Bali.
“Segmen Gen Z penting bagi para marketeer karena jadi the one setting the trend. Di sisi lain, banyak sekali keputusan pembelian di dalam keluarga yang terjadi atau diserahkan ke Gen Z sebagai anak,” ucap CEO MarkPlus, Inc. dan Marketeers Iwan Setiawan.

Ia menambahkan, Gen Z dan Gen Milenial memilih banyak perbedaan dalam memilih sebuah merek, di mana Gen Z suka yang autentik, memerhatikan kualitas produk, dan peduli terhadap keberlanjutan.
“Sebab itu, untuk menyasar Gen Z, brand harus memakai gaya komunikasi yang sesuai, dari konvensional ke fungsional. Jangan sampai, pemasar merasa sudah memiliki komunikasi dengan tone anak muda tapi ternyata bukan preferensi yang dimiliki Gen Z, melainkan komunikasi untuk Milenial,” katanya.
Adapun pilihan berdasarkan kebiasaan mengonsumsi produk dan jasa oleh Gen Z dan preferensi mereka terhadap suatu produk bila suatu saat akan menggunakannya. Tetapi, perlu ditegaskan bahwa para responden belum tentu sudah menggunakan salah satu produk atau bahkan semua merek pilihan mereka.
Metode voting ini sudah menunjukkan bahwa responden memiliki preferensi merek Ketika mereka membutuhkan produk pada kategori tersebut. Metode survey ini diturunkan dari konsep Customer Journey 5A (Aware, Appeal, Ask, Act, Advocate).



Konsep ini menjelaskan bahwa achievement tertinggi sebuah mereka bukan Ketika konsumen melakukan pembelian ulang, melainkan konsumen mengadvokasikan produk ke lingkungan sekitar. Sekalipun konsumen tidak membeli, tetapi tetap mengadvokasikannya karena percaya pada produk atau merek tersebut.
Penghargaan tersebut juga mengundang merek yang gencar melakukan inovasi dalam membidik segmen ini, baik produk, layanan, maupun metode pemasarannya untuk diuji dari aspek creativity, innovation, reach, dan impact.
Seperti diketahui, populasi Gen Z di Indonesia saat ini mencapai hingga 29 persen dari masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Gen Z di Indonesia pada 2020 adalah 71,5 juta jiwa atau setara dengan 26,4 persen dari total populasi Indonesia saat itu.