EconomicHeadline NewsTransportation

Menhub: Kenaikan Tarif Kereta Ekonomi Bersubdisi Untuk Investasi

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan kenaikan tarif kereta ekonomi bersubsidi tidak akan membebani masyarakat. Kenaikan itu masih dalam batas normal.

“Kalau dari pengamatan kita atas kenaikan relatif, tidak banyak yang komplain, jadi masih dalam daya beli masyarakat,” kata Budi.

Menhub membantah tudingan yang menyebut kenaikan itu merupakan akal-akalan pemerintah saja untuk mencari keuntungan. kenaikan tarif adalah cara mendewasakan masyarakat agar tak terlalu bergantung pada subsidi. Sebagai gantinya, Kemenhub berjanji bakal mengalihkan pemasukan tambahan dari kenaikan tarif itu untuk diinvestasikan ke proyek transportasi lain

Budi mencontohkan proyek kereta api di Sumatera Selatan dan Sumatera Utara yang kini dikerjakan oleh pemerintah dan swasta. Pemasukan tambahan dari kenaikan tarif kereta ekonomi tadi bisa digunakan untuk menambah sokongan dana di proyek itu.

“Kalau kita berhasil melakukan privatisasi seperti ini, dana-dana pemerintah dan swasta tergabung, maka kita punya kemampuan membangun KA di Sumsel dan Sumut,” ujar Budi.

Budi menolak dianggap mengabaikan kepentingan masyarakat luas soal mendapat transportasi murah. Ia hanya ingin masyarakat belajar membiayai pembangunan melalui kenaikan tarif.

Kenaikan tarif kereta ekonomi bersubsidi efektif berlaku untuk keberangkatan 7 Juli 2017. Kenaikan tarif itu didasari oleh Peraturan Menteri Perhubungan No.42 Tahun 2017 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Perhubungan No.35 Tahun 2016.

Tarif baru kereta api ekonomi akan berlaku untuk 20 rute perjalanan di Daop 8 Surabaya. Kenaikan tarif berkisar antara Rp3.000 hingga Rp16.000.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button