Menpar Sayangkan Ada Travel Advice Pasca Ledakan Bom di Kampung Melayu

0
TKP-Bom-Kampung-Melayu3

BOM KAMPUNG MELAYU : Aparat Kepolisian berjaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ledakan Bom Bunuh Diri di dekat di halte Transjakarta di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (25/5). Bom yang meledak pada Rabu (24/5) malam, tersebut mengakibatkan 15 orang menjadi korban, lima meninggal dunia, dan 3 diantaranya anggota Kepolisian. Foto : Tedy Kroen/Rakyat Merdeka

Tiga negara langsung menerbitkan Travel Advice bagi warganya yang hendak dan sedang berada di Indonesia setelah mengetahui ada ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang menewaskan lima orang dan melukai sejumlah orang pada Rabu Malam, 24 Mei 2017. Tiga negara yang mengeluarkan Travel Advice itu yakni Amerika Serikat, Inggris dan Australia.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyayangkan Travel Advice  yang diterbitkan ke tiga negara. Meski  Travel Advice masih dibawah Travel Warning, namun himbauan ini bisa saja langsung dipatuhi oleh warga ke tiga negara itu untuk  langsung meninggalkan Indonesia atau  menunda keberangkatannya ke Indonesia. Pasalnya ada beberapa  wisatawan mancanegara  yang benar-benar memperhatikan keselamatannya saat berada di negara orang. Karena itu, dikhawatirkan penerbitan Travel Advice akan berdampak pada berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, utamanya dari tiga negara tersebut.

“Begitu Travel Advice dikeluarkan oleh negara seperti Inggris, Australia, maka traveler tidak akan berani berwisata ke Indonesia. Mereka bisa cancel, atau mempercepat kepulangan ketika sudah di destinasi wisata Indonesia. Sebab, jika kena persoalan, maka pihak asuransi tidak akan menggantinya,” kata Menpar, Kami, 25 Mei 2017.

Menpar mengatakan wisatawan asal Inggris dan Australia merupakan wisatawan terbesar yang mengunjungi Indonesia. Sangat disayangkan jika mereka harus meninggalkan Indonesia secepatnya dan membatalkan pleseriannya ke Indonesia.

“Inggris itu inbound terbesar dari Eropa ke Indonesia. Australia itu sudah menjadi inbound 4 besar, setelah China, Singapura dan Malaysia. Turis Australia juga terbesar outbound ke Indonesia, mengalahkan New Zealand, Thailand dan China,” papar Menpar.

“Kami ucapkan duka dan simpati yang mendalam kepada keluarga korban dan polisi kita yang gugur dalam menunaikan tugas. Selain keluarga korban, kami (industri pariwisata-red) paling bersedih,” tambah Menpar.

Arief mengimbau pada para netizen, jangan memviralkan lagi, jangan diposting lagi, foto atau video gambar korban-korban peristiwa bom di Kampung Melayu. Terkait peristiwa bom di Kampung Melayu, Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita yang mendalam untuk para korban, dan menyerukan seluruh anak bangsa di pelosok Tanah Air tetap tenang serta menjaga persatuan. Ia juga telah meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut tuntas kasus ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *