Meski Suhu Politik Memanas, Pariwisata Maldives Dinyatakan Aman

0
2323533280

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)  Maldives mengeluarkan siaran pers terkait kondisi pariwisata Maldives, pasca diberlakukannya situasi darurat oleh Presiden Maldives Abdullah Yameen. Dalam siaran persnya yang dilansir CNN, menyatakan sektor pariwisata di Maldives tetap aman. Status darurat tidak berpengaruh terhadap pergerakan wisatawan ke Maldives.

“Semua bisnis terkait pariwisata akan beroperasi seperti biasa dan situasi di Maldives tetap stabil. Status darurat tidak memberikan larangan traveling ke Maldives maupun di dalam Maldives,” demikian bunyi siaran pers Kemenlu  Maldives, Selasa, 6 Februari 2018.

Meski Kemenlu Maldives menyatakan kondisi pariwisata Maldives aman, namun sejumlah negara tetap menerbitkan travel warning kepada warganya yang ingin berplesiran ke Maldives maupun yang sedang berada di Maldives. Negara-negara yang menerbitkan travel warning diantaranya China, India dan Inggris. China mengeluarkan travel advice seiring dengan musim liburan Tahun Baru Imlek yang dimulai tanggal 16 Februari. Para turis dari Negeri Tirai Bambu itu disarankan untuk tidak berangkat ke Maldives sampai situasi mereda.

Seperti yang diberitakan eljohnnews..com sebelumnya, ada jutaan warga China yang akan berlibur selama tahun baru imlek. Maldives menjadi salah satu destinasi yang akan dituju.

Begitu pula dengan Pemerintah Inggris yang juga mengeluarkan travel advice kepada warganya terkait traveling ke Maldives. Seperti tertulis dalam situs Pemerintah Inggris, wisatawan yang ada di Maldives disarankan untuk berhati-hati jika tengah berada di Male, dan menghindar jika ada aksi protes.

Presiden Maldives Abdullah Yameen menyatakan status darurat setelah menangkap mantan presiden dan mengirim tentara ke Mahkamah Agung,pada Senin, 5 Februari 2018 lalu. Hakim agung Abdullah Saeed dan Ali Hameed juga turut ditangkap.

Status darurat dinyatakan karena adanya risiko terhadap keamanan nasional atas penangkapan ini. Pasukan keamanan telah dikerahkan di ibukota Maldives, Male, untuk berjaga-jaga seiring keadaan politik saat ini. (Sumber Detik)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *