Miss Earth dan Pemkot Semarang Ajak Ribuan Pelajar Kelola Sampah
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Pemerintah Kota Semarang menggelar kampanye lingkungan bertema “Gembira Bersama Kelola Sampah Menuju Cara Hidup yang Sehat” di Balaikota Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 10 Mei 2017. Acara ini dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah kota Semarang, seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang Gunawan Saptogiri, istri Mendagri Erni Guntarti Tjahjo Kumolo dan Miss Earth Indonesia 2016 Luisa Andrea Soemitra. Selain itu, kegiatan kampanye ini juga dihadiri ribuan siswa SD, SMP, SMA se-Kota Semarang.
Kegiatan yang menggandeng Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja itu bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif pelajar dalam mengelola sampah. Kegiatan itu juga sebagai salah satu upaya mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang Gunawan Saptogiri menambahkan kampanye itu bertujuan mengedukasi mengenai pengelolaan sampah kepada sekitar 1.000 pelajar dari berbagai sekolah.
“Ini sebenarnya salah satu kegiatan untuk menyiapkan Indonesia Bersih Sampah 2020. Mulai sekarang, didik anak-anak bagaimana mengelola sampah. Bisa dipraktikkan di sekolah dan rumah,” katanya.
Pemerintah Kota Semarang pun mengapresiasi kegiatan ini. Terlebih yang disasar adalah siswa siswi SD, SMP, SMA/SMK yang merupakan generasi penerus. Dengan demikian, pemberian pendidikan dan pemahaman yang benar tentang cara mengelola sampah harus dilakukan sejak dini.
Sementara itu, Miss Earth Indonesia 2016 Luisa Andrea Soemitra mengajak sekitar 1.000 siswa-siswi di Kota Semarang untuk peduli lingkungan dengan mengelola sampah secara baik.
“Ini kedua kalinya saya terlibat dalam kegiatan lingkungan di Kota Semarang. Kebetulan, saya asli Semarang. Makanya, harus menginspirasi anak-anak muda,” ujar Adrea
Adrea yang asli Semarang ini memuji kesadaran masyarakat kota semarang yang cukup baik dalam kepeduliannya terhadap kebersihan kota Semarang.
“Saya sudah lima tahun tidak tinggal di sini. Setelah kembali ke kota ini, ternyata bersih banget. Beda ketika saya sekolah dan kuliah dulu,” tuturnya.
Yang terpenting, kata dia, kesadaran masyarakat untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, sebab kebiasaan itu akan sangat membantu mewujudkan kota menjadi bersih.
Ribuan siswa-siswi ini bertambah semangat dalam mengikuti kegiatan kampanye, setelah istri Mendagri Erni Guntarti Tjahjo Kumolo mengiming-imingi sepeda kepada ribuan siswa-siswi asalkan dapat menjawab pertanyaan. Pertanyaan yang diajukan Erni adalah soal tiga contoh sampah organik. Para pelajar ini pun dengan semangat menjawab pertanyaan tersebut.
