Luhut Ajak Investor Kembangkan Pelabuhan di Indonesia
Pesan Presiden Jokowi kepada para menteri untuk mengajak para investor asing menanamkan modalnya di Indonesia sepertinya tidak akan pernah dilupakan oleh para pembantunya. Hal itu terlihat dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang mengajak investor asing untuk berlomba-lomba berinvestasi di Indonesia. Ajakan ini disampaikan Luhut saat membuka Konferensi Pelabuhan Dunia International Association of Ports and Harbors (IAPH) ke 30 di Nusa Dua, Bali, Rabu, 10 Mei 2017.
“Saya berjanji akan siapkan karpet merah untuk Anda jika Anda investasi di Indonesia. Kalau punya masalah, jangan ragu, akan kami bantu,” katanya saat membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Ajakan Luhut ini yakni ajakan untuk berinvestasi untuk mengembangkan pelabuhan di Indonesia.
Ia menuturkan, meski pemerintah telah meningkatkan anggaran untuk pembangunan nasional, diantaranya proyek pelabuhan, masih dibutuhkan lebih banyak dana untuk membangun.
Pasalnya anggaran pembangunan yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya sskitar 20 persen dari total dana yang dibutuhkan.
“Tolong datang, beroperasi dan berinvestasi juga membangun jaringan di Indonesia, kami akan transparan dan berusaha membuat negara ini lebih efisien di masa mendatang,” ujarnya.
Menurut Luhut pelabuhan memiliki peran penting di Indonesia yang tengah mewujudkan visi sebagai poros maritim dunia.
“Pelabuhan sangat penting karena menjadi gerbang ekonomi negara juga jadi pembatas antarpulau,” katanya.
Luhut membuka perhelatan internasional yang dihadiri oleh para delegasi bidang pelabuhan dari 50 negara yang menjadi anggota IAPH.
Konferensi tersebut berlangsung pada 7-12 Mei 2017 di Nusa Dua, Bali di mana PT Pelabuhan Indonesia I, Pelindo II, Pelindo III dan Pelindo IV menjadi penyelenggara acara.
