Netanyahu Tegaskan Israel Tetap Pertahankan Pasukan di Lebanon Selatan

0
Untitled.jpg Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan keterangan pers (Foto: tangkapan layar youtube PM Israel)

El John News-Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya tidak akan menarik pasukan dari wilayah Lebanon Selatan yang saat ini berada di bawah kendali militer Israel, kendati Amerika Serikat dan Iran telah mendatangani kesepakatan penghentian perang, termasuk di Lebanon.

Netanyahu menegaskan bahwa keberadaan militer Israel di Lebanon Selatan merupakan bagian dari strategi keamanan yang menurutnya masih diperlukan untuk melindungi warga Israel di wilayah perbatasan utara.

Menurut Netanyahu, pemerintah Israel memiliki komitmen untuk memulihkan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di dekat perbatasan Lebanon, sebagaimana yang disebutnya telah dilakukan di kawasan sekitar Jalur Gaza.

“Sebagaimana kita telah mengembalikan keamanan dan kemakmuran ke wilayah sekitar Gaza, demikian pula kita akan mengembalikan keamanan dan kemakmuran ke komunitas-komunitas di wilayah utara,” ujar Netanyahu.

Ia menilai tujuan tersebut tidak dapat dicapai tanpa mempertahankan apa yang disebut Israel sebagai zona keamanan di Lebanon Selatan. Netanyahu berpendapat wilayah penyangga tersebut berfungsi mencegah ancaman yang berasal dari kelompok Hizbullah terhadap warga sipil dan permukiman Israel.

“Hal itu mengharuskan kita mempertahankan zona keamanan di Lebanon Selatan. Kita tidak akan meninggalkan wilayah itu selama kebutuhan keamanan Israel masih mengharuskannya. Zona tersebut memisahkan para militan Hizbullah dari warga dan permukiman kita,” katanya.

Pernyataan itu disampaikan ketika berbagai pihak internasional terus mendorong penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kawasan. Namun, Netanyahu menegaskan bahwa pertimbangan keamanan tetap menjadi prioritas utama pemerintah Israel dalam menentukan kebijakan militernya.

Selain membahas situasi di perbatasan Lebanon, Netanyahu kembali menyoroti ancaman yang menurutnya berasal dari Iran. Ia menegaskan bahwa mencegah Teheran memiliki senjata nuklir akan tetap menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya.

“Dalam pandangan yang lebih luas, kita akan terus berpegang pada tujuan utama yang telah membimbing kita selama bertahun-tahun. Iran tidak akan memiliki senjata nuklir. Dan selama saya menjadi Perdana Menteri Israel, hal itu tidak akan terjadi,” tegasnya.

Netanyahu juga menyerukan persatuan nasional dalam menghadapi tantangan keamanan yang masih berlangsung di kawasan. Menurutnya, Israel akan terus mempertahankan kepentingan strategisnya dengan mengedepankan keteguhan dan konsistensi dalam setiap langkah yang diambil.

“Dengan kesatuan tujuan, kita akan menjamin keberlangsungan dan masa depan kita. Kita akan melakukannya dengan kepala tegak, keteguhan hati, dan kesabaran,” pungkas Netanyahu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *