Optimalkan SKPT Untuk Membangun Pulau Terluar dan Wilayah Perbatasan

0
menteri susi

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memprioritaskan pembangunan pulau-pulau terluar dan kawasan perbatasan di Indonesia. Pembangunan tersebut akan dijadikan KKP sebagai Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT). Upaya ini merupkan komitmen KKP dalam menjalankan visi misi Presiden Joko Widodo, yakni menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Program yang dicanangkan ini menjadi sangat strategis sebagai perwujudan nyata dari Nawa Cita ke-3 yaitu “membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan”.

SKPT dibentuk untuk memenuhi kesejahteraan rakyat melalui pembangunan pulau mandiri dan terpadu. Dari sisi kelautan dan perikanan ada beberapa indikator yang menjadi acuan KKP dalam mengoptimalkan SKPT. Indikator kinerja yang menjadi acuan itu antara lain: meningkatnya pendapatan rakyat, produksi perikanan, nilai investasi, nilai kredit yang disalurkan, ragam produk olahan, utilitas Unit Pengolahan Ikan (UPI), dan nilai ekspor.

“SKPT merupakan pembangunan pulau-pulau kecil dan kawasan perbatasan dengan basis spasial serta sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak utamanya”, jelas Menteri Susi.

Pendaratan hasil kelautan dan perikanan, pengolahan dari hasil kelautan dan perikanan, hingga aspek pemasarannya, menjadi hal yang akan didorong KKP. Tidak hanya itu, untuk mengejar efektifitas dan efisensi, SKPT juga akan dilengkapi sarana dan pransarana yang dibutuhkan untuk para nelayan kembali melaut, seperti ketersediaan bahan bakar dan kebutuhan logistik untuk melaut lainnya. Sementara untuk sumber daya manusia dan penguatan kelembagaan juga menjadi prioritas dalam SKPT.

Pemerintah daerah dan kementerian/lembaga/BUMN terkait diminta berperan aktif dalam mewujudkan SKPT, karena SKPT tidak hanya menjadi pekerjaan KKP. Tahun 2017, SKPT dikembangkan di 12 lokasi utama yang tersebar dari Aceh hingga Papua, yaitu Sabang, Mentawai, Natuna, Nunukan, Talaud, Rote Ndao, Sumba Timur, Saumlaki, Morotai, Merauke, Biak Numfor, dan Mimika. Di bidang SKPT, dicanangkan terdapat 1.010 bantuan kapal penangkap ikan dan alat penangkap ikan yang akan diberikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *