Destination

Pancaran Matahari Terbit di Bukit Sikunir

Kawasan Wisata Dieng Pletau merupakan salah satu desinasi wajib bagi para pencinta alam, karena jarak tempuh yang bisa dikatakan mudah dicapai. Lanskap di kawasan ini juga memiliki panorama yang menarik, terlebih pada saat matahari terbit dari timur. Melihat matahari terbit dari puncak gunung membuat hati terasa hangat. Derasnya peluh yang membasahi baju, hidung yang meler karena udara dingin dan nafas sedikit sesak karena oksigen yang menipis tidak menjadi soal karena membayangkan keindahan matahari terbit dari puncak gunung.

Dari Bukit Sikunir kita bisa melihat deretan gunung cantik yaitu Gunung Sindara (Sindoro) yang terlihat berdampingan dengan Gunung Sumbing. di sini lah spot yang paling baik untuk menikmati keindahan volcano aktif ini secara keseluruhan. Untuk mencapai Bukit Sikunir Dieng kita harus menyusuri dan mendaki jalan setapak selama 1,5 sampai 2 jam di waktu subuh.

Buat pecinta fotografi, matahari terbit adalah salah satu objek yang menarik. Bisa dibikin time lapse juga. Untuk mendapatkan itu kita harus stand-by dari langit masih berbintang sampai matahari muncul malu-malu dan menyiratkan warna jingga yang hangat. Momen tersebut sangat cepat sekali, jadi tidak boleh telat untuk mengabadikan moment tersebut.

Gunung Sikunir mungkin tidak sepopuler Gunung Merapi di Yogyakarta atau Gunung Bromo di Tengger. Gunung ini adalah salah satu gunung yang mengelilingi Dataran Tinggi Dieng dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut. kawah yang disertai jurang ini juga dapat ditemukan di sisi barat laut ke selatan gunung, dan yang terbesar disebut Kembang. Sebuah kubah lava kecil menempati puncak gunung berapi. Sejarah letusan Gunung Sindara yang telah terjadi sebagian besar berjenis ringan sampai sedang.

Perlu diingat di sini di ketinggian 2.300 meter dari permukaan laut, udara tipis, sehingga akan membuat napas kita tersengal saat mendaki. Cobalah untuk mengatur pernapasan anda melalui hidung dan dikeluarkan melalui mulut secara teratur.

Sebuah danau hijau kecil yang terletak di bagian bawah Gunung Sikunir, di lokasi Telaga Cebong ini sebenarnya adalah tempat parkir kita menuju Gunung Sikunir. Kalau kita tiba saat subuh maka danau ini tidak terlihat. Tetapi setelah menuruni Gunung Sikunir, dari jauh mulai tampak keindahan Telaga Cebong ini. Konon danau ini dinamakan Telaga Cebong karena ada banyak kecebong di danau dan juga ada yang melihat telaga ini mirip berbentuk cebong.

Selain itu pemandangan sekitar telaga ini juga sangat indah. Di sisi lain dari danau ada sebuah desa bernama Sembungan. Ini merupakan desa yang tertinggi di Jawa dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan air laut. Untuk menuju Bukit Sikunir perlu memiliki sedikit perjuangan, karena Lokasi terpencil dan akses jalan yang sulit menjadi kendala bagai wisatawan yang ingin menuju Sikunir, belum lagi minimnya sarana transportasi umum dari Dieng atau Wonosobo. Bagi wisatawan yang mebawa mobil sendiri, dan belum pernah ke daerah Wonosobo, lebih disarankan menggunakan jasa pemandu wisata lokal.

Bagi para backpaker bisa dilakukan dengan berjalan kaki dari Dataran Tinggi Dieng menuju Sikunir biasa mereka lakukan, setidaknya start dari penginapan dari Dieng jam 02.00 Pagi. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 1,5 jam sampai di lokasi parkir Gunung Sikunir. Lebih disarankan untuk jenis wisata ini menginap di Homestay Sembungan (Dekat Sikunir) jalan kaki tidak terlalu jauh.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button