Pawai Budaya Purbalingga 2017 Tampil Mempesona dan Meriah

0
pawai budaya1

 

Pawai Budaya Purbalingga 2017 resmi dibuka, Sabtu, 30 Desember 2017. Pawai yang digelar untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke-187 ini dilepas oleh Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar)  Imam Hadi. di lokasi start Jl. Isdiman depan kantor Dinkominfo.

Pelepasan pawai diawali oleh  tampilan Tari Dewi Kerdasih oleh Sanggar Linggasiwi Ikatan Guru Taman Kanak Kanak Indonesia (IGTKI). Tari Kerdasih merupakan wujud duklungan IGTKI terhadap visi misi kabupaten Purbalingga dalam wujud ragam gerak tari yang bersumber dari berbagai kesenian tradisional Purbalingga. Seperti ebeg, lengger, aplang dan pencak silat. Pagelaran ini berhasil menyedot ratusan ribu penonton

Pawai yang kali ini mengambil tema “Purbalingga Dalam Pelangi Budaya” ini diikuti oleh 105 kelompok peserta. Para peserta terdiri dari kelompok pelajar SLTP/SLTA, dan kelompok Organisasi Perangkat Daerah (OPD)/Kecamatan/BUMD/Swasta. Konsep yang diusung adalah Purbalingga Dalam Pelangi Budaya, menampilkan berbagai budaya yang berkembang di Purbalingga dan Jawa Tengah.

“Seni budaya yang diciptakan dan dipelajari oleh para pelajar dan masyarakat, hari ini ditampilkan dalam Pawai Budaya Hari jadi Kabupaten Purbalingga. Harapan kami dapat dinikmati seluruh masyarakat Purbalingga. Sekaligus melestarikan budaya yang sudah ada dan menciptakan kolaborasi budaya agar lebih menarik,” kata Imam di sela-sela acara

Budaya, Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM menuturkan salah satu tujuan diadakanya kegiatan budaya dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Purbalingga adalah untuk nguri-uri budaya lokal Purbalingga agar tidak punah. Sehingga selain diadakan Pawai Budaya juga ada Lomba Karawitan yang diikuti seluruh komponen masyarakat khususnya generasi muda Purbalingga.

“Kita lihat tadi, para pelajar kita sangat antusias memainkan berbagai jenis tarian dan kreasi musik gamelan. Ini membuktikan generasi muda kita khususnya para pelajar Purbalingga sudah siap menjadi generasi pewaris budaya Jawa,” ujar Bupati Tasdi di Alun Alun Purbalingga, Sabtu, 30 Desember 2017.

Bupati menandaskan, momentum hari jadi kabupaten Purbalingga tidak hanya dilakukan secara seremonial, namun telah mampu menularkan pengetahuan budaya tempo dulu kepada generasi muda. Sehingga kita tidak perlu khawatir budaya kita akan punah.(Sumber Purbalingganews.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *