Pemerintah Akan Panggil Kapal MCS, Agen Perjalanan dan Syahbandar Terkait Rusaknya Karang di Raja Ampat

0

Direktur Jenderal Pengelolahan Ruang Laut Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan akan ada pemanggilan dan pemeriksaan terhadap nahkoda dan perusahaan Kapal pesiar MV. Caledonian Sky (MCS). Tidak hanya itu, pihak agen perjalanan yang mempromosikan kapal asal Inggris ke Indonesia itu dan  syahbandar juga akan diperiksa.

“Apakah detilnya harus membuat kapal tersebut tidak bergerak itu juga akan kita pastikan nanti di peraturan kesyahbandaran nantinya. Tapi Intinya, intinya kami maksimalkan, kita akan coba panggil mulai dari keagenan utama dan keagenan lokal, kan mereka masuk ke Indonesia ada keagenan dan segala macam,” ujar Brahmantya dalam jumpa persnya di kantor KKP di kawasan gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Maret 2016.

Untuk syahbandar akan dimintai keterangannya di rapat gabungan sore ini. Syahbanda akan dimintai keterangannya seputar diperbolehkannya Kapal MCS meninggalkan Raja Ampat.

“Kapal dilepas dengan izin dari syahbandar. Itu yang nanti akan kita tanyakan,” ungkap Brahmantya.

Menurut Brahmantya pemanggilan terhadap agenda agen perjalanan dilakukan untuk mengajukan gugatan terdapat pihak MCS. Sementara Kapal MCS sendiri saat ini sudah berada di Filipina.

Sementara itu lanjut Brahmantya, pemerintah akan melakukan evaluasi periiznan terhadap kapal-kapal besar yang melewati perairan Indonesia. Perusakan terumbu karang di Raja Ampat oleh Kapal MCS menjadi bahan evaluasi agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi .

Brahmantya berpandangan bahwa kapal dengan ukuran yang sangat besar seperti Caledonian Sky, seharusnya berlabuh saja di Pelabuhan Sorong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *