Pemprov Babel Tawarkan Potensi Investasi kepada Pengusaha Hungaria dan Polandia Untuk Berinvestasi.
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) memperkenalkan potensi yang dimiliki daerah di Bangka Belitung kepada para investor dari Polandia dan Hungaria. Para investor ini dibawa oleh Duta besar Polandia dan Hungaria dalam acara welcome dinner di sebuah hotel di Bangka Belitung.
Potensi itu diperkenalkan oleh Bupati Belitung Sahani Saleh yang menyampaikan bahwa Belitung kini sudah bergeser haluan dari tambang ke industri, salah satunya sektor pariwisata. Menurut Sahani sektor pariwisata memiliki progres yang baik dalam berinvestasi, pasalnya tidak sedikit destinasi berkelas yang dimiliki Belitung.
Bukan hanya pariwisata saja, Bupati Sahani juga memaparkan sektor lain yang memiliki potensi kuat di bidang investasi, seperti perkebunan lada putih dan sawit, juga potensi perikanan di Babel.
“Ikan tangkap kita (Babel) sudah ekspor hingga berbagai Negara Asia, namun belum mencakup Negara Eropa. Untuk itu kita masih membuka industri sektor perikanan kepada calon investor,” ujar Sahani Saleh.
Wakil Gubernur, Abdul Fatah mengaminkan, bahwa sektor perikanan dan kelautan di Babel ini masih sangat bagus dan menjadi investasi menarik. Dimana saat ini Babel belum memiliki full cold storage yang sangat besar sekali sebagai penyimpanan hasil ikan tangkap, yang kemudian dapat di jual ke pasaran internasional.
Duta Besar Hungaria, Judith Pach, dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah Hungaria bersama kolega dari Polandia telah bekerjasama dalam mempromosikan hubungan kerja antar negara dengan Indonesia, dengan basis bilateral,
“Kami sangat tertarik untuk mengunjungi Bangka Belitung, karena Babel menawarkan banyak hal peluang investasi di pulau yang indah ini,” kata Judith.
Ia pun mengapresiasi keramahan masyarakat Babel, dengan pengalaman hospitality yang luar biasa sejak menginjakkan kaki di Bangka Belitung
Judith menyampaikan, bahwa hubungan Hungaria dengan Indonesia saat ini sangat baik. Hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya jumlah wisatawan Indonesia menuju Hungaria, dan juga sebaliknya. Judith pun berharap, turis Hungaria juga akan mengunjungi pulau Belitung.
Lebih jauh, Judith mengatakan bahwa kerjasama pemerintah Hungaria dengan pemerintah Indonesia adalah di sektor penyediaan air bersih.
“Apa yang selama ini sudah kami lakukan bersama pemerintah Indonesia adalah dengan pembangunan 36 unit teknologi pembersihan air (water cleaning),” jelas Judith.
Untuk itu, Ia akan melihat kedepannya pada diskusi yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, 1 November, pada paparan yang lebih mendalam di Hotel Santika Belitung.
“Pada diskusi esok hari (1 november), pihak kami akan melihat, apa yang bisa dilakukan dalam hal kerjasama dengan Bangka Belitung mengenai ketersediaan air bersih,” tutup Judith.