Pemprov DKI Minta Saran Fauzi Bowo Untuk Tarik Investor Jerman
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini sedang membidik para pengusaha Jerman untuk dapat menanamkan modalnya di Jakarta. Potensi investasi di berbagai sektor di Jakata sudah ditawarin oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Pemerintah Jerman, melalui pertemuan antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dengan Duta Besar Jerman untuk Indonesia Michael Freiherr Von Ungern-Sternberg di Balai Kota.
Dalam pertemuan itu,Sandiaga memaparkan potensi investasi di Jakarta kepada Dubes Jerman. Pria yang akrab disapa Sandi ini mengatakan untuk sektor investasi, Jakarta tidak kalah dengan daerah lain. Bahkan, Jakarta menjadi daerah yang dianggap oleh para investor sebagai daerah yang menguntungkan, pasalnya Jakarta merupakan pusat perekonomian di Tanah Air. Infrastruktur menjadi potensi investasi yang cerah jika dilakukan di Jakarta.
“Sekarang kami lagi melakukan penjajakan,” kata Sandi, Selasa, 9 Januari 2018.
Sandi menjelaskan saat prosesnya masih penjajakan. Upaya ini merupakan langkah awal dari diplomasi yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dengan negara asing, sebelum acara berskala internasional bertajuk Asia Pacific Conference pada pertengahan 2018. “Kami lagi mendata perusahaan Jerman seperti Siemens dan lainnya yang berkategori perusahaan besar mungkin melirik investasi di DKI,” imbuhnya.
Sandi menambahkan bila kerja sama tersebut jadi terjalin, dapat menciptakan lapangan kerja baru sehingga mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita beruntung ada mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang bertugas sebagai Duta Besar Indonesia di Jerman. Saya sudah mengatur pertemuan dengan beliau,” imbuhnya.
Dia menjelaskan akan berdiplomasi dengan perusahaan dan pemerintah Jerman melalui Fauzi Bowo yang akan ditemui pada bulan depan (Februari). Pemprov menilai jika rencana tersebut berhasil, dapat menyumbangkan pertumbuhan perekonomian di Jakarta.
Seperti diketahui, Pemprov DKI menargetkan pertumbuhan ekonomi Jakarta bisa mencapai sebesar 6,31% sesuai dengan arahan Bank Indonesia. Kendati demikian, Sandi optimistis dapat melebihi dari target yang ditetapkan tersebut.
Sementara itu, dalam pertemuan Pemprov dan Duta Besar Jerman untuk Indonesia tersebut dibahas juga mengenai acara perayaan 25 tahun persahabatan antara Jakarta dan Berlin. Adapun untuk memperingati kerja sama tersebut pemerintah Indonesia akan memajang sebuah display dan etalase dinamakan buddy bear yang rencananya dipajang di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
“Buddy bear ini adalah semacam simbol kebersamaan, toleransi, dan perdamaian,” ungkapnya.
