Pererat Silaturahmi, Delegasi PSMTI Jabar dan Pengurus Pusat Gelar Pertemuan di TMII

0

Pada hari Sabtu, 1 Juni 2024, Museum Hakka Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, menjadi saksi dari sebuah pertemuan penting. Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Wilianto Tanta, bersama jajaran pengurus pusat, dengan penuh kehangatan menyambut kedatangan Delegasi PSMTI Jawa Barat.

Delegasi dari Jawa Barat, yang dipimpin oleh Ketua PSMTI Jabar Suwanda Holy, membawa serta sekitar 80 anggota pengurus dari berbagai kota dan kabupaten di provinsi tersebut. Beberapa di antaranya berasal dari PSMTI Sukabumi, PSMTI Bandung, PSMTI Bogor, PSMTI Kabupaten Bogor, PSMTI Depok, PSMTI Cianjur, PSMTI Distrik Puncak, dan PSMTI Sumedang.

Acara ini dirancang untuk mempererat hubungan dan memperkenalkan lebih dekat antara pengurus pusat dan pengurus provinsi Jawa Barat. Silaturahmi ini juga diharapkan dapat menjadi teladan bagi cabang PSMTI lainnya di seluruh Indonesia.

Dalam rangkaian acara tersebut, Delegasi PSMTI Jawa Barat berkesempatan untuk mendengarkan langsung kisah perjalanan Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Purn) Tedy Jusuf, yang merupakan tokoh sejarah pendiri PSMTI. Ketua Harian II PSMTI, Djoni Toat, membuka acara dan memberikan kesempatan kepada Suwanda Holy untuk menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya, Suwanda Holy menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan Ketua Umum Wilianto Tanta serta Brigjen TNI (Purn) Tedy Jusuf. “Hari ini merupakan kesempatan baik dan langka bagi PSMTI Jabar karena bisa bertemu langsung dan bersilaturahmi dengan Ketum kita, Bapak Wilianto Tanta, juga dengan Pendiri PSMTI Brigjen TNI (Purn) Tedy Jusuf,” ujar Suwanda.

Ia juga menambahkan bahwa masa jabatannya sebagai Ketua PSMTI Jabar periode 2022-2024 akan segera berakhir, dan dalam kesempatan ini, ia memberikan cinderamata kepada Wilianto Tanta sebagai tanda persahabatan dan penghargaan.

Wilianto Tanta dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pertemuan ini adalah langkah positif yang menunjukkan kerukunan, kedamaian, dan sukacita dalam organisasi. “Selama dua tahun ini, Puji Tuhan kita bisa menjalin kebersamaan, kerukunan, kedamaian, rasa aman, dan sukacita. Di dalam organisasi, secara Paguyuban kita patut bersyukur karena kita bisa saling mengisi,” kata Wilianto.

Ia juga menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi pengurus pusat dalam menyambut kedatangan PSMTI Jawa Barat. “Pertemuan ini dapat menjadi contoh yang baik untuk PSMTI Provinsi lainnya bahwa kebersamaan dalam suatu organisasi bisa menciptakan kekompakan dan persatuan,” tambahnya.

Agenda selanjutnya adalah sesi diskusi bersama Azmi Abubakar, tokoh pendiri Museum Peranakan Tionghoa yang terletak di BSD, Tangerang Selatan. Diskusi ini bertujuan untuk menambah wawasan anggota PSMTI tentang sejarah dan budaya Tionghoa di Indonesia.

Melalui acara silaturahmi ini, PSMTI berharap dapat terus memperkuat hubungan antar anggota dan cabang di seluruh Indonesia. Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, diharapkan PSMTI dapat terus berkontribusi dalam memajukan sosial dan budaya di tanah air.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk Dewan Penyantun PSMTI Abraham Rudy Hartono, Dewan Kehormatan, Wakil Ketua Umum (WKU) Departemen Korwil Banten-DKI Jakarta-Jawa Barat Henry Husada, WKU Departemen Hukum, HAM dan Advokasi Johnny Situwanda, WKU Departemen Sosial, Lingkungan Hidup dan Kesehatan Lusiana Oey, WKU Departemen Koordinasi Ormas Tionghoa Tirtahadi Sendjaja, WKU Departemen Koordinasi Marga-Marga Untung Chandra, dan Wakil Sekretaris Umum Kevin Wu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *