Perusahaan Jerman Minat Investasi Pertambangan di Indonesia Sebesar Rp 10,4 Triliun

0

Indonesia kembali mendapat angin segar di bidang investasi. Sebuah perusahaan pertambangan asal Jerman telah menyatakan komitmennya untuk menanamkan investasinya di Indonesia senilai 800 juta dolar AS atau setara dengan Rp 10,4 triliun. Komitmen investasi tersebut disampaikan perusahaan Jerman ini,  saat bertemu dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong yang tengah melakukan roadshow keliling Eropa untuk mempromosikan peluang investasi di Indonesia.

Selain perusahaan tersebut, lanjut Thomas, ada satu perusahaan lain yang bergerak di sektor gas yang juga berminat berinvestasi di Indonesia. Namun begitu, mereka belum menyebutkan berapa nilai investasi yang akan mereka bawa ke Indonesia.

”Kesempatan kunjungan kerja tersebut dimanfaatkan untuk bertemu pihak perusahaan- perusahaan Jerman yang berminat menanamkan modalnya di Indonesia. Di antaranya, perusahaan Jerman dengan rencana investasi USD800 juta, sementara satu perusahaan lainnya di bidang usaha sektor gas belum menyebutkan berapa nilai investasinya pada 2017,” kata Thomas melalui keterangan tertulis.

Menurut Thomas, kondisi perekonomian Indonesia yang stabil menjadi faktor tertariknya perusahaan Jerman untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Tak hanya itu, fundamental makroekonomi yang solid dan arus modal asing yang tinggi juga menjadi daya tarik perusahaan jerman tersebut.

Selain Jerman, negara lain yang juga dikujungi Thomas dalam tur Eropa tersebut yakni Perancis Swedia, Inggris dan Denmark. BKPM mencatat, aliran penanaman modal dari Eropa dalam lima tahun terakhir mencapai 13,3 miliar dolar AS (setara dengan Rp 172,9 triliun dengan kurs rupiah Rp 13.000 per dolar AS).

Lima besar investasi dari Eropa yang masuk ke Indonesia adalah dari Belanda, Inggris, Perancis, Luxembourg dan Jerman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *