Prabowo Tekankan Kekompakan TNI–Polri untuk Jaga Stabilitas Negara

0
presidenri.go.id-10022026082353-698a88a9a91753.36769483

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri di Istana Merdeka, Jakarta, 9 Februari 2026 (Foto: BPMI Setpres)

El John News, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri 2026 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/2/2026). Untuk pertama kalinya, Rapim TNI–Polri dilaksanakan di lingkungan Istana Kepresidenan. Arahan Presiden tersebut turut dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI dan Polri atas dedikasi dan kecepatan mereka dalam menangani berbagai bencana di berbagai wilayah Indonesia. Respons cepat aparat dinilai menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam melindungi dan membantu masyarakat.

Presiden menegaskan pentingnya memperkuat kekompakan dan sinergitas TNI–Polri, mulai dari jajaran pimpinan tertinggi hingga prajurit di lapangan. Penguatan soliditas ini ditekankan untuk seluruh wilayah, dengan perhatian khusus pada kawasan Sumatra guna menjaga stabilitas dan keamanan nasional.

Kepercayaan rakyat terhadap TNI dan Polri, menurut Presiden, harus terus dijaga dan dibuktikan melalui kesiapan serta kecepatan aparat dalam membantu masyarakat kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.

Selain itu, Presiden memberikan apresiasi terhadap peran TNI–Polri dalam mengawal, menjaga, dan mendukung pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, Sekolah Rakyat, penguatan kedaulatan pangan dan energi, hingga pembangunan jembatan di desa-desa untuk menunjang aktivitas warga dan anak sekolah.

Dalam bidang penegakan hukum, Presiden menekankan pentingnya penanganan perkara secara adil dan tanpa pandang bulu. Penegakan hukum yang berkeadilan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik dan stabilitas negara.

Presiden juga menginstruksikan TNI–Polri untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melaksanakan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di seluruh wilayah, dimulai dari lingkungan perkantoran hingga kawasan sekitar tempat tinggal masyarakat.

Arahan lainnya mencakup kewajiban menjaga seluruh sumber daya alam Indonesia dari berbagai bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal. Perlindungan terhadap kekayaan alam nasional dinilai sebagai tanggung jawab bersama demi keberlanjutan dan kesejahteraan rakyat.

Presiden menutup arahannya dengan menegaskan pentingnya menjaga kesiapsiagaan TNI–Polri dalam menjalankan tugas. Setiap kali masyarakat membutuhkan bantuan, aparat diharapkan dapat segera turun tangan memberikan pertolongan.

Rapim TNI–Polri 2026 yang digelar di Istana Merdeka ini menjadi momentum penguatan visi bersama antara pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas nasional serta memastikan program-program strategis berjalan secara cepat, tepat, dan efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *