Presiden Minta Kemacetan dan Harga Komoditas Diantisipasi Jelang Lebaran

0
images

 

Presiden RI Jokowi memimpin rapat terbatas atau ratas membahas persiapan pemerintah menghadapi  bulan puasa dan lebaran di Kantor Kepresidenan Jakarta, Senin, 3 April 2017. Rapat dihadiri diantaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla,  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,  Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Sekretaris Negara ‎Pratikno, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

 

Kepada para pembantunya, khususnya Menteri Perhubungan, Presiden meminta untuk melakukan persiapan dan antisipasi menghadapi arus mudik dan balik lebaran. Presiden tidak mau peristiwa Brexit atau Brebes Exit yang mengakibatkan kemacetan terparah terulang kembali di lebaran tahun ini.

“Presiden menekankan, pertama berkaitan dengan kesiapan transportasi. Karena setelah dibangunnya beberapa ruas jalan tol, jangan sampai Brexit (tragedi macet parah hingga makan korban di tol jalur Pantura) yang tahun lalu terjadi kembali. Sehingga persiapan dari awal harus lebih matang,” kata ‎Sekretaris Kabinet Pramono Anung usai rapat terbatas.

Untuk harga komoditas pangan, Presiden meminta untuk diawasi dan dikontrol. Menurut Presiden  lonjakan harga komoditas biasanya terjadi disaat puasa atau lebaran.

“Presiden menekankan lonjakan harga barang seperti tahun lalu dikontrol,” ujar Pramono.

Selain itu, Presiden juga meminta aparat kepolisian mengantisipasi sejak dini setiap gangguan keamanan yang kerap terjadi disaat berjalannya bulan puasa dan lebaran. Pihak kepolisian diminta  segera mengkonsolidasikan jajarannya di daerah.

“Selain itu nanti akan dioperasikan kapal Roro‎ dari Lampung, Jakarta, Semarang ke Surabaya untuk menekan (kepadatan) arus lalu lintas‎,” tutur Pramono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *