Presiden & Para Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Bertemu Bahas Pemerataan Ekonomi

0
jokowi lembaga tinggi

Presiden RI Jokowi mengundang para Pimpinan Lembaga Tinggi Negara untuk membahas langkah yang sudah diambil maupun akan diambil pemerintah dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan mengurangi kesenjangan sosial. Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka Jakarta, Selasa, 14 Maret 2019 ini, Presiden didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri terkait.

Sementara dari Pimpinan Lembaga Tinggi Negara yang hadi diantaranya pimpinan MPR Zulkifli Hasan, ‎Oesman Sapta Odang, EE Mangindaan, Hidayat Nur Wahid, Mahyudin, Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Fadli Zon, Taufik Kurniawan. Kemudian pimpinan Dewan Perwakilan Daerah, yakni M Saleh, GKR Kanjeng Ratu Hemas dan Farouk Muhammad dan Ketua Mahkamah Agung ‎Hatta Ali.
“‎Silaturahmi seperti ini akan terus kita jalin untuk membawa pesan kepada masyarakat bahwa persatuan bahwa kesatuan, bahwa semangat dibutuhkan menghadapi berbagai tantangan kebangsaan, tantangan global ketidakpastian yang semakin berat kita rasakan sekarang ini maupun tantangan-tantangan ke depan,” tutur Jokowi dalam jumpa persnya di Istana.

Menurut Presiden mengatasi kesenjangan dan menumbuhkan pemerataan ekono, pemerintah memang fokus pada redistribusi aset dan reforma agraria. Secara bertahap akan mulai membagikan konsesi pada rakyat, tanah adat, koperasi, pondok pesantren.

Tak hanya itu, sertifikasi tanah masyarakat juga akan dikebut, sehingga masyarakat bisa menggerakan ekonomi dengan menjadikan sertifikat sebagai jaminan untuk mendapatkan tambahan modal.
Ini akan kita tindak lanjuti dengan redistribusi aset dan reforma agraria yang diharapkan mengurangi kesenjangan (sosial ekonomi) yang ada di masyarakat,” ungkap Presiden.
Kementerian lingkungan hidup dan Kehutanan telah menyiapkan lahan seluas 12,7 juta hektare untuk dibagikan konsesinya. Sedangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Negara telah menyiapkan lahan seluas 9 juta hektare untuk juga dibagi-bagi konsesinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *