Presuniv Resmi Buka Fakultas Kedokteran, Dokter Berkompeten, Inovatif dan Humanis Siap Dicetak

0
IMG_1080

President University (Presuniv) kini memiliki Fakultas Baru yakni Fakultas Kedokteran. Bertempat di Menara Batavia, KH Mas Mansyur, Jakarta,  para pimpinan Presuniv memperkenalkan Fakultas tersebut  kepada Masyarakat, pada Kamis (31/08/2023). Acara ini dihadiri Founder Presuniv dan Chairman Jababeka DR. SD Darmono.

Fakultas ini dirikan, setelah Presuniv menerima SK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tentang  pemberian izin untuk mendirikan Fakultas Kedokteran. SK tersebut diterbitkan  pada 21 Agustus 2023 dan pada tanggal itu juga, SK langsung diserahkan kepada pimpinan Presuniv.

SK ini diterbitkan karena Presuniv telah memenuhi syarat dan ketentuan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran diantaranya status Akreditasi A, fasilitas dan keseriusan Presuniv dalam menghadirkan Fakultas baru.

Dalam SK tersebut, Kemendikbudristek mengizinkan  Presuniv untuk membuka Program Studi Kedokteran (Program Sarjana) dan Program Studi  Pendidikan Profesi Dokter (Program Profesi). Dua program studi tersebut akan bernaung di  bawah Fakultas Kedokteran, Presuniv.

Founder Presuniv dan Chairman Jababeka DR. SD Darmono, bersyukur dengan  terbitnya izin tersebut. Memiliki Fakultas Kedokteran adalah salah satu bagian dari visi besarnya  ketika mendirikan Presuniv. Persiapan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran sudah dilakukan  sejak lama, dan terwujud ketika moratorium pendidikan kedokteran dicabut oleh pemerintah  pada tahun 2022.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan izin kepada  Presuniv untuk menyelenggarakan pendidikan kedokteran,” kata Darmono.

Darmono berharap Kehadiran Fakultas Kedokteran, Presuniv, diharapkan bisa ikut  memberikan kontribusi untuk mengatasi kurangnya jumlah tenaga dokter di Indonesia. “Selain  jumlah, masalah lain pada saat ini adalah distribusi dokter di Indonesia yang masih timpang. Di  beberapa kota di Indonesia jumlah dokter berlimpah, tetapi disisi lain masih banyak daerah yang  sangat kekurangan tenaga dokter.  Kesehatan Kerja Jadi Unggulan,” harap Darmono.

Setelah SK diterima, Presuniv langsung mempersiapkan diri untuk menggelar kuliah untuk angkatan pertama pada akhir September ini.

Rektor Presuniv Prof. Dr. Chairy mengatakan Presuniv telah menyiapkan lebih dari 26 dosen, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah. Selain itu, sarana dan prasarana yang memadai juga  telah siap untuk digunakan.

“Dari segi sarpras persyaratan minimal telah kami penuhi, seperti 12 laboratorium yang  standar kami juga sudah siap yang terdiri baik dari laboratorium basah maupun laboratorium kering dan teman-teman media barang-barangnya juga sudah mengetahui bahwa di fakultas Kedokteran  diperlukan skills lab  kemudian ada ruang tutorial itu semua juga telah siap. Jadi dengan demikian sekali lagi President University Fakultas Kedokteran  siap menyelenggarakan pendidikan untuk angkatan pertama pada akhir bulan September,” ujar Prov. Chairy.

Dekan  Fakultas Kedokteran Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, Sp.A(K), M.Kes menjelaskan Fakultas Kedokteran Presuniv memiliki visi melahirkan dokter-dokter yang profesional, kompeten, inovatif dan humanis. Hal tersebut yang menjadi keunggulan Fakultas Kedokteran Presuniv. Selain itu, keunggulan lainnya yakni di bidang Kesehatan kerja.

“Kemudian juga keunggulan lain FKPU adalah di bidang Kesehatan kerja, kenapa, karena apa, karena di President University  berada di Kawasan Jababeka yang memiliki banyak sekali industry itu yang pertama dan yang kedua, kita punya bonus demografi yaitu u usia kerja itu lebih dari 70% sekarang ini di Indonesia nah,  sehingga apa kesehatan pekerja ini sangat diperlukan,  karena kesehatan kerja ini terjaga maka akan menghasilkan kinerja yang optimal,” kata Prof. Budi Setiabudiawan

Ketua  Yayasan Pendidikan Universitas Presiden Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, DEA mengatakan dihadirkannya  fakultas kedokteran ini merupakan bentuk komitmen Presuniv dalam membantu Pemerintah menyiapkan dokter yang berkualitas dan sarana memadai  sehingga masyarakat Indonesia tidak berbondong-bondong berobat ke luar negeri.

Selain itu, dibukanya  Fakultas Kedokteran ini juga untuk memperkuat keberadaan Jababeka Medical City yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu.  Menurut Prof. Budi Susilo, kesuksesan Presuniv membuka Fakultas Kedokteran tak lepas dari bantuan berbagai pihak, diantaranya Universitas Padjajaran dan RSUD Bekasi.

“Intinya, President University ini sukses membuka Fakultas Kedokteran, karena banyak dukungan, baik dukungan dan juga moratorium yang telah dicabut. Kemudian kami banyak dibantu oleh Universitas Padjajaran yang telah meluangkan waktu, pikiran  dan seluruh kekuatannya serta dibantu oleh RSUD Bekasi dan  industry-industri yang ada di Jababeka,” kata Prof. Budi Susilo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *