BusinessDestinationEconomicHeadline News

Sejumlah Pengusaha Eropa Tertarik Berinvestasi di Sumatera Barat

Pariwisata di Sumatera Barat tercium hingga ke Eropa. Dampaknya ada minat dari sejumlah pengusaha Eropa yang akan menanamkan modalnya di Sumatera Barat untuk sektor pariwisata. Bahkan sudah ada pengusaha Eropa yang telah mengunjungi Sumatera Barat untuk melihat lebih detik  potensi pariwisata yang dimiliki Sumatera Barat.

“Sudah ada beberapa pengusaha yang datang untuk menjajaki kerja sama. Beberapa lagi sedang dijadwalkan,” kata Kepala Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar, Maswar Dedi di Padang, Minggu, 23 Juli 2017.

Ternyata tidak hanya pariwisata, ada beberapa pengusaha eropa yang akan membuka bisnisnya di sektor lainnya seperti perdagangan, perkebunan, perikanan dan ernegi terbarukan di Sumatera Barat.

Pengusaha yang sudah menyambangi Sumatera Barat, salah satunya adalah pengusaha dari Belarrusia. Maswar mengatakan pengusaha belarussia  itu sudah terhitung tiga kali kunjungi Sumatera Barat untuk menjajaki investasi pembangkit listrik tenaga angin.

Untuk sektor energi, Sumatera Barat diketahui  daerah yang memiliki potensi sektor energi terkuat adalah Kawasan Mandeh di Pesisir Selatan dan Kabupaten Mentawai. Kedua wilayah ini telah dikunjungi investor Belarussia itu. Dan ada ketertarikan investor Belarussia ini untuk membuka usahanya di dua kawasan tersebut

Selain Belarussia, ada investor dari Norwegia. Pengusaha dari Norwegia ini dijadwalkan datang ke Sumatera Barat  pada 30 Juli-2 Agustus 2018 untuk melihat langsung potensi bidang perikanan.

“Mereka tertarik untuk perdagangan lobster dan ikan baragundi. Kita arahkan mereka ke Kota Padang dan Pesisir Selatan,” ujar Maswar.

Benar saja Sumatera Barat terus bersinar di mata para investor. Dari Belarussia dan Norwegia, berlanjut ke pengusaha dari Inggris dan Belgia. Para investor dari Inggris dan Belgia ini tertarik untuk dapat melihat potensi Sumatera Barat dan mereka dapat dihubungi untuk menjadwalkan kepergiannya ke Sumatera Barat.

Bedanya, pengusaha Inggris tertarik pada bidang energi terbarukan, sementara Belgia tertarik pada komoditas kopi Sumbar yang dinilai memiliki kualitas bagus.

Maswar mengatakan minat pengusaha luar negeri untuk berinvestasi itu berkat promosi gencar provinsi bersama pemerintah pusat. Selain itu, kunjungan tim investasi Sumbar ke beberapa negara Eropa beberapa bulan terakhir juga memberikan dampak positif.

Ia optimis masih ada pengusaha dari negara lain yang akan datang untuk kerjasama ekonomi dan menanamkan modal di Sumatera Barat.

Sementara itu  Wakil Gubernur Sumatera BaratNasrul Abit meminta agar semua potensi yang ditawarkan pada investor adalah yang benar-benar siap, termasuk dalam hal administrasi.

“Jangan ada potensi investasi yang masih tersangkut masalah yang ditawarkan karena bisa merusak reputasi Sumbar,” ujar dia.

Abit juga mendorong agar seluruh potensi investasi di daerah itu untuk dilakukan studi kelayakan sebagai data awal bagi investor untuk mempertimbangkan kemungkinan usaha.

“Pengusaha orientasinya laba. Jika potensi yang ditawarkan bagus, mereka pasti tertarik,” kata dia

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button