Sepanjang 2018, Jumlah Penumpang Bandara AP II Capai 115 juta Orang

0
20150526-pt-angkasa-pura-ii_20150526_092605

 

Peningkatan kualitas  pelayanan yang dilakukan PT Angkasa Pura II (AP II)  menjadi salah satu faktor, meningkatnya jumlah penumpang yang datang dan terbang dari bandara-bandara yang dikelola AP II sepanjang tahun 2018.  Tercatat ada 115 juta penumpang selama tahun 2018 dan jumlah tersebut mengalami kenaikan  9,5% dibandingkan periode tahun 2017 sebanyak 105 juta penumpang.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, selain ditingkatkannya kualitas pelayanan, pengelolaan bandara yang jumlahnya cukup banyak juga menjadi faktor bertambahnya jumlah penumpang. Untuk tahun  ini, ada beberapa bandara baru yang dikelola AP II. Bandara-bandara itu tersebut, seperti Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat, Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya dan Bandara Banyuwangi Jawa Timur. Secara keseluruhan sudah ada 16 bandara di wilayah Indonesia yang dikelola AP II.

Awaluddin menegaskan pengelolaan bandara ini akan berlanjut di tahun 2019.”Pada tahun 2019 juga rencananya akan mengelola 3 Bandara lainnya melalui Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara yaitu Bandar Udara Raden Inten Lampung, Bandar Udara Fatmawati yang berlokasi di Bengkulu serta Bandar Udara Tanjung Pandang di Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Awaluddin, Selasa (1/1/2019).

Faktor lain yang membuat  melonjaknya jumlah penumpang adalah kehadiran infrastruktur. AP II berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur untuk memudahkan penumpang. Infrastruktur yang terbaru adalah pembangunan East-Cross Taxiway di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. East-Cross Taxiway rencananya akan dioperasikan pada kuartal pertama 2019.

“Revitalisasi Terminal 1 serta Terminal 2 yang akan meningkatkan kapasitas penumpang hingga menjadi 22 juta penumpang per tahunnya,” kata Awaluddin.

Bukan hanya East-Cross Taxiway namun masih ada infrastruktur lainnya yang akan dan sedang di bangun di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, seperti pembangunan Terminal 4 yang diproyeksi mampu menambah kapasitas penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga 115 juta penumpang pertahunnya. Pembangunan Runway 3 dan juga Pembangunan Cargo Village.

“AP II juga akan melakukan strategic partnership untuk pengembangan kawasan Bandara Kualamanu yang nanti akan dijadikan HUB bagian barat Indonesia. Lalu ada pembangunan Business Hub di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, serta perluasan terminal maupun airside di bandara-bandara cabang lainnya yang dikelola oleh AP II,” jelas Awal.

Menyongsong tahun 2019, lanjut Awal, AP II mengusung tema “Go Global”. Tema ini mengaplikasikan 3 strategi bisnis, yaitu “Go Internasional, Go Digital, dan Go Excellence”.

“Hal ini sejalan dengan RJPP tahun 2019 yang mengedepankan “Global Partnership & Innovation”. Maksud Go Global disini adalah AP II optimis mampu menunjukkan kiprah positifnya dalam mengelola bandara,” tuturnya.

Tidak hanya mampu berbicara dalam skala nasional, AP II juga berencana untuk lebih mendunia. Hal ini dikarenakan AP II melihat kesempatan yang terbuka luas untuk mengelola bandara di negara lain.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *