Headline News

Terbang ke Korsel, Menpar Jajaki Jeju Air

Hanya dua minggu berselang setelah Presiden Joko Widodo bertemu muka dengan Presiden Korea di Seoul, 15 Mei 2016 lalu, Menpar Arief Yahya langsung bergerak.

Misi Arief Yahya kali ini adalah untuk menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintahan korsel. “Tetapi intinya ada tiga besar. Pertama, soal pengembangan destinasi dan industri pariwisata. Konkretnya, dia akan bertemu dengan para investor yang hendak menanamkan modal di bidang kepariwisataan”, jelas Arief Yahya yang sudah dijadwalkan one on one dengan 5 tourism investor kelas kakap Korea.

Jika deal, itu akan menyelesaikan problem amenitas di Tanjung Lesung. Amenitas itu seperti hotel, restoran, café, convention center, entertainment, mall, golf course, dan sebangsanya.

Kedua, agenda besar Arief Yahya adalah soal Akses, connecting Indonesia-Korea, yang selama ini masih terbatas Seoul-Jakarta saja. Belum ada second city yang terbang ke Indonesia. Juga belum ada penerbangan ke kota lain kecuali Jakarta, seperti Surabaya atau pun Bali. “Belum ada juga LCC, Low Cost Carrier yang beroperasi menjadi jembatan udara ke tanah air. Karena itu wajar jika dengan tetangga seperti Filipina saja, jumlah wisman dari Korea sangat jauh tertinggal,” kata Arief Yahya. LCC yang sudah appointment dengan Arief Yahya adalah Jeju Airlines, Busan Airlines dan Jin Air.

“Padahal outbond Korea itu hampir 20 juta orang. Kita tidak sampai 2 persen? Kecil sekali? Padahal ada banyak perusahaan Korea yang beroperasi di Indonesia? Pasti mereka bergerak di manufacturing, belum masuk ke hospitality seperti perhotelan. Beda cerita jika mereka investasi di perhotelan, pasti banyak orang Korea yang datang,” ungkap Arief Yahya.

Jeju Air merupakan maskapai penerbangan yang tumbuh paling cepat di Korea Selatan. Sejak berdirinya pada tahun 2005, Jeju Air telah memperluas skala sesuai dengan permintaan pelanggan khususnya untuk maskapai bertarif murah (Low Cost Carrier) Jeju Air beroperasi tidak hanya rute yang paling tersibuk, Gimpo-Jeju, tetapi juga lebih dari 20 rute utama di Asia, seperti Jepang, China, Taiwan, Filipina, Vietnam, Thailand dan Guam, termasuk rute domestik lainnya. Pada Januari 2015, sekitar 1.100 anggota tim bekerja, dan penerbangan yang beroperasi berdasarkan Seoul Gimpo dan bandara Incheon. Hotel Conrad, Seoul.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button