Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, PHRI di Malang Sepakat Bergabung Jadi Satu
Selasa, 31 Oktober 2017 menjadi hari yang bersejarah bagi tiga Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) di Malan, yakni PHRI Kota Batu, Kabupaten Malang dan Kota Malang. Ketiganya sepakat bergabung menjadi satu dengan nama PHRI Malang Raya atau yang disebut Malaya.
Peleburan ini diharapkan dapat lebih gencar lagi untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada di Malang. Jika itu tercapai maka akan membantu program pemerintah dalam memenuhi target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 20 juta orang di tahun 2019 dan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 275 juta orang di tahun yang sama.
Ketua PHRI Kota Batu Bambang Setia Dharma mengatakan PHRI Malang Raya ingin menciptakan ada rasa betah bagi wisatawan yang berkunjung ke Malang atau menciptakan rasa tidak bosan bagi wisatawan meskipun telah berkali-kali berwisata ke Malang.
“Iya biasanya kalau wisatawan di Batu selama dua hari, setelah kita promosikan bersama mereka bisa betah sampai tiga bahkan enam hari lah. Karena wisata kita banyak,” kata Bambang
Ketua PHRI Kabupaten Malang Suyitno Sujiharto menambahkan PHRI Malang Raya ini juga memiliki posko informasi seperti di Kabupaten Malang di Bandara Abdurrahman Saleh. Lalu di Kota Batu di Jatim Park 3 dan di Kota Malang di kawasan Kayu Tangan.
“Di posko tersebut terdapat banyak informasi terkait wisata, hotel dan restoran di Malang Raya,” kata Suyitno.
Suyitno memastikan bergabungnya ketigaPHRI ini tidak akan menimbulkan perdebatan ataupun perebutan investor.Menurut Suyitno, setiap investor bisa menilai lokasi wisata di setiap daerah.
“Tidaklah kalau sampai berebut investor. Mereka tahu kondisi peluang di setiap daerah,” kata Suyitno.
Dikatakannya, sekitar 70 persen lebih investor berada di Kabupaten Malang dan di Kota Malang. Hal itu dikarenakan peluang di Kabupaten terbuka lebar.Ada sekitar 120 lebih pantai di Kabupaten Malang.
“Itu belum terekspose semuanya. Nah dengan bergabungnya Tiga PHRI ini bisa mengeksplor seluruh lokasi wisata,” imbuhnya.
