Upacara Adat Ngertikeun Bumi Lamba
Setiap tahunnya, di puncak Gunung Tangkuban Perahu, Lembang, Jawa Barat, diadakan sebuah ritual adat di gelar bertepatan dengan perjalanan matahari yang baru mulai kembali dari paling utara bumi menuju selatan, yaitu di setiap bulan ‘kapitu’ atau bulan ke tujuh dalam hitungan suryakala, atau kalender Sunda.
Inti dari upacara ini adalah mengucap rasa syukur dan berterima kasih kepada asal muasal keberadaan diri di alam ini. Gunung Tangkuban Perahu dianggap sebagai tempat ‘Kabuyutan’ (sumber air, sumber kehidupan, sumber pangan atau sebagai simbol leluhur).
Upacara ini terbuka untuk umum, dan akan diselenggarakan pada 28 Juni 2015 pukul 09.00 wib hingga selesai. Lokasi acara bertempat di kaki Gunung Tangkuban Perahu (hutan disekitar lapangan parkir Jayagiri) dan dilanjutkan dengan iringan-iringan menuju puncak gunung untuk melakukan “pelarungan sesaji bakti” ke kawah Tangkuban Perahu.
