Wisatawan Indonesia Paling Banyak di Singapura
Singapura masih jadi destinasi favorit orang-orang Indonesia untuk berlibur. Tidak heran jika sampai saat ini, turis yang paling banyak datang ke Singapura adalah turis asal Indonesia. Tak tanggung-tanggung, angkanya bisa sampai dua juta turis per tahunnya. Berbagai atraksi yang menarik, suasana kota yang sangat metropolis namun bersih dan teratur, masih menjadi daya tarik tersendiri untuk turis asal Indonesia.
Rilis dari Kementrian Pariwisata pada Senin (14/11) yang menunjukkan data dari Singapore Tourism Board atau STB, membuktikan bahwa kunjungan turis Indonesia ke Singapura ada sebanyak 2,7 juta orang. Lebih besar dari pada kunjungan turis China yang sebesar 2,1 juta orang, Malaysia sebesar 1,2 juta orang, Australia sebesar 1,043 juta orang dan India sebesar 1,013 juta orang.
Selama tahun 2015 kemarin saja, total kunjungan turis Indonesia ke Singapura sudah mencapai angka 15,2 juta orang. Jumlah kunjungan turis Indonesia ke Singapura di tahun tersebut pun angkanya tiga kali lipat lebih banyak dari jumlah penduduk Singapura sendiri.
Sebaliknya, kunjungan turis Singapura ke Indonesia juga cukup besar. Di tahun 2015 kemarin, angkanya mencapai 1,5 juta turis asal Singapura, dimana angka ini masuk dalam lima terbesar kunjungan turis ke Indonesia. Oleh karena itu, kerjasama kedua negara untuk sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia dan Singapura dinilai sangat penting.
Baru-baru ini, penandatanganan MoU dilakukan antara Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura, Iswaran. Isinya secara garis besar memudahkan kunjungan kapal pesiar dari dan ke dua negara serta kerjasama di bidang MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions).
Menpar Arief Yahya juga ingin mengambil keuntungan lain, yaitu menjadikan Singapura sebagai hub pariwisata. Banyaknya turis yang datang ke sana harus ‘dijaring’ juga untuk datang ke Indonesia karena jaraknya yang hanya sekitar 1 sampai 2 jam naik pesawat.
“Kami sudah tetapkan Singapura sebagai hub untuk Pariwisata. Semua penerbangan dunia mampir ke sana,” jelas Arief Yahya.
