Disparbud Bandung Optimis Jumlah Wisatawan ke Bandung Mencapai 6 Juta Orang

0
wisata bandung

Memiliki objek wisata di 60 lokasi, membuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)  Kabupaten Bandung optimis target wisatawan nusantara dan mancanegara  yang berkunjung ke Bandung akan tembus 6 juta orang di tahun ini.  Saat ini ada 30 lokasi wisata yang dimiliki pemerintah kabupaten (pemkab) Bandung dan sisanya  sedang didata  dan jumlahnya bisa bertambah menjadi 60 lokasi.

Menurut Kepala Bidang Pemasaran Disparbud Bandung, Vena Andriawan, yang baru terbentuk tiga bulan lalu tengah melakukan pendataan seputar hotel dan restauran di Kabupaten Bandung serta objek wisata. Sebab kebanyakan objek wisata di Kabupaten Bandung bukan milik pemda. Di luar pemkab, objek wisata tersebut dimiliki oleh  perhutani, PTPN, Indonesia Power dan BKSDA.

Menurut vena jumlah objek wisata tersebut diyakini dapat menaikan kunjungan wisatawan. Hal itu terlihat dari data bulan Februari tahun ini disalah satu  objek wisata jumlah kunjungan wisatawan mencapai 57 ribu pengunjung di akhir pekan.

Vena mengklaim jika ditotalkan dari Januari hingga Mei, wisatawan yang menikmati objek wisata di Bandung lebih dari 2 hingga 3 juta pengunjung. Hal itu seiring munculnya objek wisata baru di daerah Ciwidey dan Rancabali.

Tidak hanya itu, untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Kabupaten Bandung, Vena mengatakan pihaknya akan membuat aplikasi pariwisata berbasis android yang memudahkan wisatawan berkunjung dan mengetahui seputar objek wisata.

“Saat ini masih dibahas (aplikasi). Tujuannua agar masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan informasi pariwisata di Kabupaten Bandung,” katanya.

Vina menaruh harapan kepada pengelola objek-objek wisata di Bandung yang kepemilikannya di luar pemkab agar dapat membantu disparbud Bandung untuk menggalakan lagi media promosi kepada para wisatawan.
Saat ini juga katanya, pihaknya tengah berupaya agar wisatawan yang banyak berkunjung ke Bali bisa datang ke Kabupaten Bandung. Salah satu yang didorong adalah dengan kerjasama dengan ASITA dan maskapai penerbangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *