EconomicHeadline NewsInvestment

Jokowi Sebut Emir Qatar Tertarik Berinvestasi di KEK Mandalika

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat, mulai beroperasi setelah Presiden Jokowi meresmikan KEK penunjang pariwisata NTB tersebut. pada Jumat, 20 Oktober 2017. Presiden ternyata ikut mempromosikan KEK ini kepada tamu kehormatan negara yakni Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad bin Khalifa al-Tsani, saat orang nomer satu di Qatar itu berkunjung ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, 18 Oktober 2017 lalu.

Presiden mengaku Emir Qatar tertarik  untuk berinvestasi di KEK baru ini. Saat Presiden membeberkan keunggulan KEK Mandalika, Emir Qatar merasa kagum dan akan mengajak investor Qatar untuk menanamkan modalnya di KEK Mandalika.

“Kemarin saya ketemu Syekh Tamin. Saya tunjukin gambarnya, ini Syekh, Mandalika.  Beliau kemudian kagum betul dengan keindahan alam yang ada di Mandalika ini. Memang ini sangat indah,” kata Presiden saat memberikan kata sambutan di peresmian KEK Pariwisata, Jumat, 20 Oktober 2017.

Namun Presiden tak memaksa kepada Emir Qatar untuk hari itu juga ada perjanjian kontrak investasi di KEK Mandalika. Presiden mengaku dirinya menyarankan kepada Emir Qatar untuk mengirim tim ke KEK Mandalika agar dapat melihat secara detil  potensi investasi di KEK tersebut.

“Syekh Tamim kirim tim, lihat-lihat dulu, kalau sudah oke, baru nanti kita bicara. Jangan main bilang saya mau semuanya,” ungkap Presiden.

Terkait ada keinginan Qatar menanamkan modalnya di KEK Pariwisata, Presiden meminta pihak pengelola KEK Mandalika, PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), membuat kontrak yang jelas dengan investor.

Misalnya, soal pembangunan resort atau hotel di kawasan itu. Pihak pengelola harus menetapkan tenggat waktu kapan investor tersebut akan melakukan pembangunan.

“Jangan hanya tanda tangan kontrak saja, lalu didiamkan tanahnya, enggak diapa-apain,” ujar Jokowi.

“Bikin kontrak, enam bulan. Kalau dalam enam bulan itu (investor) enggak mulai-mulai konstruksi, (izin) cabut,” lanjut dia.

Presiden meminta kepada semua pihak untuk menjadikan KEK Pariwisata ini sebagai sumber investasi dan terus digencarkan promosi KEK ini kepada negara lain.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button