DestinationHeadline NewsTourismTransportation

Kapal Pesut Hitam Jadi Armada Terbaru Wisata Susur Sungai Mahakam

Dinas Pariwisata Kaltim serius dalam mempromosikan dan mengembangkan tempat wisata di Kaltim , terutama wisata Sungai Mahakam di Samarinda. Keseriusan ini, ditunjukan dengan diluncurkannya  kapal wisata bernama Pesut Etam, dengan rute perjalanan ke desa wisata ziarah Kutai Lama, Sabtu, 22 Juli 2017.

“Selain wisata menyusuri Sungai Mahakam, kapal wisata Mahakam yang ketiga ini, diharapkan dapat menarik minat wisatawan lokal dan internasional,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Syafruddin Pernyata, Sabtu, 22 Juli 2017.

Bukan hanya kapal wisata Pesut Etam, namun ada tiga kapal wisata Mahakam yang menjelajahi rute yang berbeda. Sedangkan untuk Kapal Pesut Etam hanya  melayani rute ke desa wisata ziarah Kutai Lama.

Tarian dan peragaan busana tradisional Kutai akan menghibur pada wisatawan selama perjalanan. Atraksi budaya ini ditutup dengan tepung mawar.

“Kenapa namanya Pesut Etam, karena pesut  adalah mamalia khas di Sungai Mahakam, dan tujuannya Kutai Lama, karena ini merupakan cikal bakal kerajaan Kutai Kartanegara,” tuturnya.

Kapal wisata Pesut Etam sendiri dibuat pada tahun 1985, dan dilakukan renovasi guna dapat digunakan sebagai kapal wisata.

Kapal berjenis long boat dengan panjang 29 meter dan lebar 4,5 meter itu dapat menampung wisatawan mencapai 100 orang.

Tak hanya sebagai kapal angkut saja, namun kapal ini juga dilengkapi sejumlah fasilitas, mulai dari karaoke, hingga restoran, dan juga dilengkapi dengan toilet.

Selain fasilitas hiburan, pengelola juga melengkapi kapal dengan fasilitas keamanan, seperti tersedianya 130 pelampung, alat pemadam api, dan terdapat tujuh kru kapal yang telah berpengalaman.

Beroperasinya kapal Pesut Etam ini direncanakan beroperasi setiap seminggu sekali, dengan tarif per orang Rp 85 ribu untuk dewasa, pelajar Rp 60 ribu, dan Rp 25 ribu untuk anak-anak.

“Di sepanjang perjalanan, kita bisa melihat kampung tenun, masjid tua, termasuk perusahaan plywood pertama di Samarinda,” ungkapnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close