Liburan Tahun Baru, Jumlah Wisatawan ke Merapi Park Melonjak 3 Kali Lipat
Wisata ke Merapi Park di Sleman tengah digemari wisatawan. Kunjungan di libur Tahun Baru pun meningkat pesat. Destinasi wisata Merapi Park di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman menjadi primadona anyar wisatawan yang berlibur ke Yogyakarta. Terbukti saat libur Tahun Baru 2018, kunjungan wisatawan melonjak hingga 3 kali lipat.
“Jumlah wisatawan Tahun Baru meningkat 2-3 kali lipat dibanding hari biasa,” kata CEO Merapi Park, Dita Utami saat ditemui langsung di kawasan Merapi Park, Senin (1/1).
Pada hari-hari biasa, pengunjung objek wisata yang baru buka pada bulan Juni 2017 itu rata-rata 1.000-2.000 orang dan meningkat ketika akhir pekan mencapai 3.000 orang. Wisatawan berasal dari kalangan anak sekolah, keluarga, mahasiswa, dan pegawai negeri maupun swasta.
“Kalau pas hari biasa lumayan, tapi paling ramai akhir pekan,” jelas Dita.
Bertepatan dengan momen Tahun Baru atau 1 Januari 2018, pengelola meluncurkan 2 wahana baru yaitu Indian Village dan taman bermain anak. Wahana itu menambah koleksi yang sudah ada berupa replika landmark negara belahan dunia lain seperti Menara Eiffel Prancis, Menara Pisa Italia, Patung Liberty AS, Kincir Angin Belanda, Burj Al Arab Dubai, hingga wahana Jemparingan.
“Hari ini spesial buka wahana Kids Water Park, ada playground, kolam renang dan patung replika satwa. Juga Indian Village menyuguhkan tenda warna-warni dan sewa kostum suku Indian, jadi wisatawan serasa berada di pemukiman Indian asli,” jelas Dita.
Khusus Indian Village, Dita mengaku konsep wahana itu hingga 7 Januari 2018. Setelah itu, konsepnya akan diganti dengan tema lain agar wisatawan tidak jenuh.
Untuk menikmati wahana-wahana tersebut, tiket masuk Rp 15.000 per orang untuk Merapi Park. Tiket taman bermain anak Rp 10.000.
“Khusus Indian Village hingga 7 Januari 2018 nanti, tiket masuk Rp 20.000 sudah termasuk tiket Merapi Park,” imbuh Dita.
