Peran pemerintah dalam kewirausahaan masyarakat

0

blog 01

Saat sekarang Indonesia banyak sekali pengangguran yang masih belum mendapatkan pekerjaan. Hal ini dapat memberikan masalah bagi pemerintah karena belum mampu mensejahterakan masayarakatnya. Selain itu di zaman sekarang ini masyarakat lebih memilih bekerja sebagai pegawai negeri dari pada berwirausha. Hal ini lebih dikarenakan kehidupan bagi pegawai negeri lebih terjamin, toh gaji tiap bualn sudah ada, selain itu juga ditambah dengan tunjangna yang besar dan menjanjikan dari pada pengusaha. Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Perniagaan dan Kewirausahaan Edy Putra Irawady mengatakan pemerintah menargetkan penambahan lima juta wirausaha baru hingga 2025 dengan mengembangkan sumber daya manusia untuk kemajuan wirausaha nasional.

Menurut Edy, sejauh ini ada empat masalah pokok dalam pengembangan kewirausahaan nasional, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keempat masalah itu terkait dengan akses pembiayaan, akses pemasaran, regulasi birokrasi, dan kapasitas UMKM. Untuk mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan akses pembiayaan, kata dia, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan dan program untuk membantu dunia wirausaha. Tidak sama dengan pengusaha yang masih harus bekerja keras di usahanya untuk menghasilkan uang yang banyak, selain itu juga penghasilan uang tidak tetap menjadikan berwirausaha hanya akan mneyusahkan dan tidak memilki jaminan dalam hidup. Asal anda perlu tahu juga kalau pemerintah mempunyai program yang memudahkan anda yang mau berusaha seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan GKN (Gerakan kewirausahaan Nasional).

KUR adalah skema kredit/pembiayaan modal kerja dan atau investasi yang khusus diperuntukkan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) di bidang usaha produktif dan layak (feasible), namun mempunyai keterbatasan dalam pemenuhan persyaratan yang ditetapkan Perbankan (belum bankable). KUR merupakan program pemberian kredit/pembiayaan dengan nilai dibawah Rp 500.000.000 dengan pola penjaminan oleh Pemerintah dengan besarnya coverage penjaminan maksimal 80% dari plafon kredit untuk sektor pertanian, kelautan dan perikanan, kehutanan, dan industri kecil, dan 70% dari plafon kredit untuk sektor lainnya.

Lembaga penjaminnya yang terlibat adalah 2 lembaga penjamin nasional, yaitu PTJamkrindo dan PT Askrindo; dan 2 lembaga penjamin daerah, yaitu PT Penjaminan Kredit Daerah Jawa Timur (Jamkrida Jatim) dan PT. Jamkrida Bali MandaraTerdapat tiga skema KUR yaitu; KUR Mikro dengan plafon sampai dengan Rp 20 Juta dikenakan suku bunga kredit maksimal 22% per tahun, KUR Ritel dengan plafon dari Rp 20 Juta sampai dengan Rp 500 Juta dikenakan suku bunga kredit maksimal 13% per tahun, KUR Linkage dengan plafon sampai dengan Rp 2 milyar. KUR Linkage biasanya menggunakan lembaga lain, seperti Koperasi, BPR, dan Lembaga Keuangan Non-bank, untuk menerus-pinjamkan KUR dari Bank Pelaksana kepada UMKMK.

Pemerintah dengan programnya GKN atau Gerakan Kewirausaan Nasional telah mengalokasikan dana kepada pelaku usaha kecil menengah guna mendongkrak pertumbuhan usaha mikro. Bantuan ini diberikan dalam bentuk modal usaha hibah sehingga tidak perlu dikembalikan karena bantuan ini adalah hibah murni. Program GKN ini sebenarnya sudah berlangsung selama empat kali. Syarat untuk mendapatkan dana hibah terbilang cukup mudah.

Mahasiswa hingga peserta umum usia muda lainnya bisa ikut, asal sudah mampu menjalankan usaha. Peserta GKN nantinya akan melewati tahap seleksi berupa wawancara terkait usaha yang dijalankan. Juri yang menyeleksi bukan hanya dari pihak pemerintahan, namun juga dari kalangan akademisi dan praktisi. Mereka yang lolos seleksi berhak memperoleh dana hibah sesuai kebutuhan untuk usahanya. Uang akan dikirim ke rekening masing-masing wirausaha muda. Asiknya lagi, dana tersebut tidak dipotong untuk biaya apapun.

Nah sekarang bagaimana, jadi tidak perlu pusing lagi ketika anda akan memulai suatu usaha toh sudah dibantu oleh pemerintahan saat sekarang ini. sudah bukan hal yang mustahil dan bukan halangan modal lagi yang selalu anda bingungkan ketika anda selalu bingung memikirkan modal. Selamat berwirausaha. (arf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *