Headline News

Perkuat Pariwisata Danau Toba, Sriwijaya Air dan Batik Air Terbang ke Silangit

Maskapai penerbangan Sriwijaya Air dan Batik Air akan melayani rute penerbangan Jakarta-Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Dua maskapai tersebut menyusul Garuda Indonesia yang baru saja melayani rute Jakarta-Silangit mulai 22 Maret lalu.

Sriwijaya Air akan terbangi Jakarta-Silangit terhitung 26 April 2016. Rute ini akan dilayani satu kali setiap harinya dengan menggunakan pesawat Boeing 737 500 berkapasitas 120 seats, terdiri dari 8 seats kelas eksekutif dan 112 seats kelas ekonomi.

Keberangkatan dilakukan pukul 07.30 dari Bandara Soekarno-Hatta dan tiba di Bandara Silangit pukul 09.30. Untuk penerbangan kembali, dari Silangit pukul 10.00 dan tiba di Soekarno-Hatta pukul 11.55.

“Dengan frekuensi penerbangan satu kali setiap hari, Sriwijaya Air bisa ikut menjadi moda yang memberikan kontribusi nyata dalam membangun percepatan perekonomian daerah dan pengembangan wisata di Indonesia,” kata Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group, Agus Soedjono.

Sementara itu, menurut General Manager Bandara Silangit Hotasi Manalu, Batik Air juga telah bertemu dengan pihak Bandara Silangit untuk penjajakan terbang. Rencananya, maskapai tersebut juga akan menggunakan pesawat Boeing 737.

Bandara Silangit merupakan akses udara terdekat untuk menjangkau salah satu dari 10 destinasi pariwisata unggulan Indonesia yaitu Danau Toba. Dengan demikian, wisatawan tak perlu lagi menempuh waktu lama dari Medan.

Lanjut Hotasi Manalu, Sriwijaya dan Batik Air berminat terbang ke rute ini karena besarnya potensi wisatawan yang ingin berkunjung ke Danau Toba. Sementara maskapai-maskapai mulai berdatangan, Bandara Silangit juga melakukan berbagai pengembangan, diantaranya perpanjangan landasan pacu menjadi 2.650 meter dan lebar 45 meter.

“Saat ini kapasitas terminal masih 25.000 penumpang per tahun, setelah dikembangkan akan memiliki kapasitas 120.000 per tahun,” jelas Hotasi Manalu.

Dengan bertambahnya maskapai yang melayani penerbangan ke Silangit diharapkan Danau Toba akan semakin banyak dikunjungi wisatawan. Ini karena jarak dan moda yang tersedia lebih memudahkan dan beragam. Sebelumnya wisatawan yang ingin menyambangi Danau Toba menjadikan Medan sebagai pintu gerbang. Kemudian dari sana melanjutkan perjalanan ke Parapat yang berjarak 176 km dari Medan dimana dapat dijangkau sekira 6 jam dengan bus. Ada dua rute bus yaitu Medan-Parapat atau melalui Medan-Brastagi, ongkosnya sekitar Rp40.000,-. Anda juga dapat menaiki taksi dari Medan ke Parapat dengan ongkos sekitar Rp70.000,- dengan perjalanan selama 4 jam

Danau Toba sendiri merupakan destinasi menakjubkan di Pulau Sumatera. Begitu unik karena memiliki luas 1.145 kilometer yang lebih menyerupai lautan. Di tengah danau berdiam Pulau Samosir dengan luas yang hampir sebanding dengan luas negara Singapura. Oleh karena itu, Danau Toba ditempatkan sebagai danau terluas di Asia Tenggara dan terbesar kedua di dunia setelah Danau Victoria di Afrika.

Para ahli memperkirakan danau ini terbentuk karena letusan gunung api yang hebat. Saat itu 2.800 kilometer kubik vulkanik dimuntahkan Gunung Toba menyebabkan terjadinya perubahan cuaca bumi, kematian massal dan kepunahan beberapa spesies makhluk hidup.

Danau Toba menjadi salah satu tujuan wisata terbaik di Indonesia yang begitu indah. Tempat dimana Anda dapat melakukan berbagai macam kegiatan untuk menikmati keindahan alam seperti mendaki gunung, berenang, atau berperahu layar. Udaranya bersih dan sejuk harmonis dengan suasana santai masyarakatnya yang ramah.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button