Polda Bengkulu Terjunkan Polwan Cantik Bersepatu Roda Amankan Objek Wisata
Mendapat pengamanan dari personel kepolisan saat berwisata sudah hal yang biasa, namun bagaimana jika sebuah objek wisata dijaga oleh polisi wanita (polwan) cantik. Hal itulah yang terjadi di sejumlah objek wisata di Bengkulu selama libur Lebaran.
Untuk di kawasan pantai para polwan cantik ini berkeliling dengan menggunakan sepatu roda. Mereka diterjunkan dari kesatuannya dari Polda Bengkulu dan diberi tugas untuk menyisir jalan beraspal yang masuk area pantai untuk memantau situasi keamanan. Para polwan ini telihat mahir menggunakan sepatu. Keramahtamahan para polwan tersebut juga terlihat dari kedekatannya dengan para pegunjung objek wisata.
Keberadaan pasukan sepatu roda ini akan bergerak dinamis dengan jadwal patroli khusus. Mereka juga dibantu pasukan polisi pria bersepatu roda dan pasukan polisi pariwisata yang akan melakukan patroli menggunakan sepeda.
“Kesan ramah dan fleksibel kita munculkan dalam skema pengamanan objek wisata saat Lebaran,” ujar Mulyadi di Bengkulu, belum lama ini.
Kota Bengkulu bukan satu-satunya kota yang menerjunkan para polwan cantik dalam mengamankan objke wisata. Seluruh jajaran polres di seluruh kabupaten di Provinsi Bengkulu juga membentuk pasukan sepatu roda. Mereka juga ditugaskan untuk memantau pengamanan di seluruh objek wisata di daerah.
Puncak kepadatan pengunjung di objek wisata dalam Provinsi Bengkulu diprediksi akan dimulai pada H2 Lebaran atau 26 Juni 2017. Khusus Kota Bengkulu konsentrasi massa akan berada di kawasan wisata Pantai Panjang, kawasan Pantai Jakat, kawasan Benteng Marlborough yang terkoneksi dengan kawasan Pecinan, Tugu Pers, Tapak Paderi, dan Alun-alun View Tower.
Kepadatan kendaraan yang melintas di titik kumpul objek wisata itu lanjut Mulyadi berpotensi terjadi kemacetan. Kondisi ini harus diantisipasi, cara terbaik dengan memaksimalkan fungsi pengawasan dengan patroli pasukan polwa cantik.
“Pengawasan kami lakukan secara ketat, apalagi masa libur lebaran lebih panjang dibanding tahun lalu,” kata Kompol Mulyadi.
