Rekayasa Lalu Lintas Koridor 13 Rute Ciledug – Tendean Rampung
TransJakarta Koridor 13 rute Ciledug-Tendean ditargetkan beroperasi pada 22 Juni 2017. Direktur Operasional PT TransJakarta, Daud Joseph, menargetkan lama perjalanan Ciledug-Tendean hanya akan ditempuh selama 20 menit untuk bus TransJakarta yang berhenti di setiap halte.
Sementara itu, Pemerintah kota Tangerang bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyepakati rekayasa lalu lintas untuk koridor 13 (Ciledug-Tendean). Hasil itu didapat berdasarkan rapat yang dihadiri Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono, dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saipul Rohman di Kantor Kecamatan Ciledug pada Rabu (10/5).
“Sementara untuk yang express hanya berhenti di dua halte itu terkejar 10 menit dari Tendean ke Ciledug,” ujar Daud saat peninjauan Koridor 13.
Total halte koridor ada 13 unit. Adapun halte yang diprediksi menjadi titik keramaian, kata Joseph, ada empat titik. Pertama yaitu halte Tirtayasa di Blok M. Di tempat itu akan ada banyak rute sambungan.
Kedua yaitu halte CSW. Halte itu akan terintegrasi dengan Koridor 1 dan halte MRT. Ketiga yaitu halte Velbak. Halte tersebut terintegrasi dengan Koridor 8 dan stasiun KRL Kebayoran Lama.
“Sedangkan halte terakhir yaitu halte JORR. Di sana akan ketemu beberapa bus pengumpan. Ada dari Bintaro, Serpong Damai, Meruya, dan Joglo,” ujarnya.
Dengan operasional Koridor 13, dia berharap masyarakat dapat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal. Koridor 13 menggunakan jalan layang khusus bus TransJakarta. Jarak rute Ciledug-Tendean 9,3 kilometer.
“Rekayasa lalu lintas koridor 13 bahwa simpang yang ada di Puri Beta dibikin looping one way,” kata Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah di Kantor Kecamatan Ciledug pada Rabu (10/5).
Setelah menuntaskan rekayasa lalu lintas, pemerintah kota Tangerang bersama Transjakarta, dan pengembang Puri Beta akan menyelesaikan persiapan marka jalan maupun rambu yang menjadi penunjuk arah.
Ia juga mengungkapkan Transjakarta berencana melakukan uji coba pada koridor 13 (Ciledug-Tendean) dengan mengangkut pelanggan pada 12 Juni. Pelaksanaan dilakukan selama 10 hari sebelum diresmikan pada 22 Juni 2017.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono mengapresiasi rapat dengan Walikota Tangerang bersama Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah yang menghasilkan rekaya lalu lintas koridor 13.
Budi juga mengharapkan pengembang Puri Beta untuk berpartisipasi dalam rekayasa lalu lintas koridor 13 untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Transjakarta memproyeksikan pelanggan koridor 13 yang memiliki panjang 9,3 km bisa lebih dari 40 ribu setiap harinya. Perusahaan transportasi milik pemerintah provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan 100 unit bus. “Transjakarta juga akan berinvestasi pada sistem gate untuk tap in tap out pelanggan,” tambahnya.
Dari pertemuan tersebut pemerintah kota Tangerang bersama Transjakarta juga menjajaki perluasan rute sampai ke perbatasan.
