Sensasi Makan Langsung dari Dapur ala Gudeg Pawon
Antrian memanjang di depan sebuah rumah tua. Mereka bukan sembarang tamu, tapi mau menikmati makan tengah malam langsung dari dapur sang penjual. Itulah uniknya Gudeg Pawon. Pelanggan langsung mengambil makanan di pawon (dapur). Mereka bisa melahapnya di dapur, halaman terbuka yang sudah ditaruh meja, atau lesehan di teras. Nuansa kekeluargaan nan akrab kental terasa. Pelanggan diajak seakan-akan mencari makan di dapur buatan ibu sendiri di tengah malam, karena mendadak lapar.
Awalnya Anda bisa saja terhenyak, jika mengetahui jam buka Gudeng Pawon. Pemiliknya, Mbah Prapto Winarso akan membuka pintu lebar-lebar pukul 22.30 sampai subuh. Ditemani dapur yang menghitam dengan jelaga dan perapian tradisional berbahan kayu bakar.Aroma gudeg dan lauk lainnya memenuhi dapur yang apa adanya tersebut. Pelanggan yang datang tak hanya warga Jogjam mahasiswa, tapi juga wisatawan dalam dan mancanegara.
Sajian yang tersedia dan menjadi incaran banyak orang adalah gudeg basah yang bercitarasa manis legit. Disebut gudeg basah karena berkuah. Gudeng di warung berkonsep tak biasa ini lebih gurih dan tidak semanis gudeg kering yang kita kenal. Rasanya tentu saja menjadi lebih istimewa, karena baru saja diangkat dari tungku. Asap mengepul gudeg dengan nasi hangat akan menghilangkan kantuk seketika. Anda bisa ‘menimbun’ piring dengan lauk lain. Pilihannya ada sambal goreng krecek yang yummy, pedaass… Tambahkan cabe rawit jika ingin rasa pedas yang lebih. Bisa juga mencicipi lauk telur, ayam, atau daging sapi.
Bukan tanpa sengaja Mbah Prapto membuka warung di waktu tak lazim tersebut. Bermula dari usahanya dulu yang memasak aneka menu tiap malam untuk dijual di Pasar Sentul menjelang subuh. Lama-kelamaan pembeli datang langsung ke rumah lebih awal. Bahkan gudeg kerap habis sebelum dijual di pasar. Mbah Prapto kemudian memutuskan tak lagi berjualan di pasar, tapi di rumah. Sekarang Gudeg Pawon dikelola oleh dua anak dan menantunya, sepeninggal Mbah Prapto mangkat.
Tertarik menikmati makan tengah malam di luar jadwal makan Anda biasanya? Gudeg Pawon dengan senang hati melayani Anda dengan sajian yang masih mengepul di atas tungku. Bukan nasi atau lauk dingin sisa makan malam, seperti yang terjadi ketika Anda terbangun karena perut keroncongan di rumah.
